• Sabtu, 20 Agustus 2022

Edukasi Door-to-Door Di Pandemi, Jurus Jitu Putkom Atasi Maraknya Pinjol Ilegal

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:25 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin memberikan edukasi dan literasi tentang pinjol legal dan Ilegal serta membagikan sembako kepada konstituennya akibat dampak pandemi (Ist)
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin memberikan edukasi dan literasi tentang pinjol legal dan Ilegal serta membagikan sembako kepada konstituennya akibat dampak pandemi (Ist)

PURWAKARTA: Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin sangat prihatin dengan maraknya pinjaman daring atau pinjol ilegal yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap industri ini. Terlebih pinjol ilegal tersebut telah memakan banyak korban yang jamak adalah justru berasal dari masyarakat berpenghasilan rendah.

Sebetulnya kinerja pinjaman daring atau sering disebut pinjol terus tumbuh di masa pandemi. Hingga Juli 2021, OJK telah mencatat penyaluran pinjaman melalui pinjaman daring mencapai Rp26,098 Triliun. Namun, capaian ini dihadapkan dengan maraknya pinjol ilegal yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap industri ini.

Tak ingin masyarakat yang dia wakili terjebak dalam rayuan pinjol ilegal yang akhirnya menyengsarakan mereka, Puteri Komarudin atau akrab disapa Putkom ini terjun langsung untuk memberikan edukasi dan literasi tentang layanan pinjol yang aman kepada masyarakat di Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi Karawang, Purwakarta) ini.

“Pelaku pinjol ilegal ini memanfaatkan kondisi kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat pandemi. Di sisi lain, pemahaman masyarakat akan produk keuangan yang legal juga masih belum maksimal. Hal ini menjadi peluang bagi pinjol ilegal untuk menawarkan pinjaman cepat dan mudah dengan tarif bunga di luar batas kewajaran. Makanya, kita lakukan sosialisasi ini sebagai sarana untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat khususnya di daerah pemilihan saya,” ujar Puteri di Purwakarta, Rabu (13/10/2021).

Agenda sosialisasi ini dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) untuk menghindari kerumunan warga seiring kebijakan PPKM level 3 yang diberlakukan pemerintah di masa pandemi.

Srikandi milenial Beringin ini juga konsisten memberikan contoh yang baik kepada konstituennya saat dirinya turba (turun ke bawah) untuk selalu taat protokol kesehatan (prokes) 5M dengan selalu memakai masker dengan yang benar, mencuci tangan dengan sabun atau air mengalir, menjaga jarak aman, tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas.

Adapun gercep (gerakan cepat) sosialisasi ini menyasar sekitar 2.200 rumah tangga yang tersebar di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta.

“Sudah banyak korban pinjol ilegal di daerah pemilihan saya yang memang saat sekarang memerlukan dana untuk menambal kebutuhan hidup. Makanya, lewat sosialisasi ini saya sampaikan ciri perbedaan antara pinjol legal dan ilegal. Termasuk juga cara pengaduannya karena selama ini banyak yang mengeluh bingung untuk mengadu ke mana. Selain itu, kami juga salurkan bantuan sebanyak 2.200 paket sembako untuk bantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tanpa harus meminjam ke pinjol ilegal,” ungkap sulung dari Kang Akom (Ade Komarudin) yang juga tokoh masyarakat dan anggota DPR RI beberapa periode di Dapil ini.

Legislator Senayan di Komisi Keuangan dan Perbaikan ini menjelaskan pinjol legal telah terdaftar dan memperoleh izin dari OJK sehingga berada dalam pengawasan penuh otoritas tersebut.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

DPR Dorong UMKM Total Manfaatkan Ruang Digital

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:13 WIB

Rambah Kota Solo, Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:10 WIB

Deri Protocol, Produk Derivatif Terbaru di DeFi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:40 WIB
X