• Selasa, 9 Agustus 2022

Pemerintah Didukung Pelaku Usaha Untuk Mengendalikan Impor Dan Harga Besi Baja

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA: Industri baja nasional masih mengalami tantangan yang signifikan, salah satunya disebabkan oleh masih tingginya impor baja yang masuk ke Indonesia.

Terkait hal ini, pelaku industri berharap pemerintah dapat memperhatikan tren pertumbuhan impor besi dan baja.

Pengurus Asosiasi Pengusaha Konstruksi Besi dan Baja Indonesia (APKBBI) Slamet Riyadi mengatakan, di tengah masa pandemi Covid-19, ketika perekonomian nasional masih berangsur pulih, sektor industri logam justru mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya sektor konstruksi.

“Persoalan impor baja ini adalah bentuk kegagalan industri dalam negeri yang tidak mampu menyediakan bahan baku baja di dalam negeri,” kata Slamet dalam webinar ‘Dampak Importasi Besi dan Baja terhadap Industri dalam Negeri di Masa Pandemi 2021’, di Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Untuk itu, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah saat ini sangat tepat terutama pada pengembangan industri logam seperti supply-demand yang terukur merupakan faktor kunci tingginya laju pertumbuhan tersebut.

“Kalangan pengusaha memandang bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasok dan kebutuhan baja nasional saat ini sudah tepat untuk menjaga laju pertumbuhan dan berharap agar kebijakan tersebut dapat terus dilakukan secara konsisten pada masa mendatang,” ucap Slamet.

Sementraa itu, Adman Nursal, pakar marketing mengatakan bahwa rata-rata perusahaan besi dan baja khawatir dengan tingginya keran impor besi dan baja di Tanah Air. 

Apabila pemerintah tidak segera melakukan antisipasi, dia khawatir kondisi tersebut akan terus berlanjut hingga penghujung tahun nanti.

“Dari data yang ada impor baja masih cukup tinggi. Bila melihat kondisi hari ini, impor baja kecenderungannya kembali meningkat dan dikhawatirkan akan terus berlanjut di sepanjang tahun 2021,” kata Adman Nursal.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

Friktion Bersiap Luncurkan Strategi Baru Volt#5

Selasa, 9 Agustus 2022 | 06:36 WIB

KPPU Kanwil IV Tangani 13 Laporan Masyarakat

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:02 WIB
X