Tak Sulit dan Mudah Dipahami Investasi Crypto Bagi Pemula: Simak 5 Tipsnya

- Sabtu, 26 November 2022 | 22:24 WIB
Tak sulit dan mudah dipahami investasi crypto  bagi para pemula. Ada 5 tips yang perlu disimak untuk lebih bijak agar tak mengalami kerugian  (AG Sofyan )
Tak sulit dan mudah dipahami investasi crypto bagi para pemula. Ada 5 tips yang perlu disimak untuk lebih bijak agar tak mengalami kerugian (AG Sofyan )
SUARAKARYA.ID: Tak sulit dan mudah dipahami investasi crypto bagi para pemula. Ada 5 tips yang perlu disimak.
 
Seperti yang diketahui investasi crypto sekarang ini banyak dilakukan oleh anak-anak muda.
 
Tetapi cryptocurrency juga memiliki resiko besar karena nilainya yang bergerak. Sehingga bagi pemula tentu kamu para milenial harus mempelajari beberapa tips agar tidak mengalami kerugian.
 
 
Berinvestasi aset crypto merupakan kegiatan investasi membeli dan menyimpan, atau berdagang dan memperdagangkan (jual beli) aset kripto. 
 
Dengan strategi yang tepat, maka para pemula bisa menghasilkan keuntungan dari aset crypto untuk waktu yang lama. 
 
Nah sebelum kamu memulai untuk investasi crypto maka alangkah bijaknya jika kamu mempelajari beberapa hal yang terkait dengan aset crypto. 
 
 
Karena aset crypto dibuat untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi mata uang fiat. 
 
Dilansir dari berbagai sumber, agar tidak mengalami kerugian, maka ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan ketika kamu ingin menginvestasikan uang kamu ke dalam aset crypto, diantaranya:
 
Tips Investasi Crypto
 
1. Diversifikasi portofolio aset 
 
Diversifikasi adalah salah satu kunci dalam berinvestasi. Ada pepatah mengatakan: "Jangan menaruh semua telurmu dalam satu keranjang". 
 
 
Dengan kata lain, jangan menginvestasikan uang kamu dalam satu jenis aset. 
 
Hal ini berlaku bukan hanya untuk alat investasi tradisional, tetapi juga untuk aset kripto. 
 
Diversifikasi portofolio aset kripto dicapai dengan berinvestasi di berbagai koin yang tersebar merata di seluruh pasar. 
 
Ada ribuan koin dan token berbeda yang dapat kamu temukan di pasar perdagangan crypto. Namun, hanya 229 jenis aset yang diperbolehkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk dijual di Indonesia. 
 
 
Bitcoin (BTC) adalah perusahaan crypto pertama dan aset crypto terbesar. Popularitasnya yang tinggi menjadikan BTC sebagai aset crypto berkualitas tinggi, membuatnya mewakili semua mata uang. 
 
Dari segi harga, Bitcoin juga terlihat stabil saat ini. Oleh karena itu, sangat baik untuk menggunakannya sebagai investasi. 
 
Selain Bitcoin, kamu dapat memilih investasi crypto dalam bentuk coin lainnya seperti Ethereum, Litecoin, Ripple, USDT, dan masih banyak lagi. 
 
 
Untuk investasi, disarankan untuk menggunakan aset yang masuk dalam daftar 10 besar Coinmarketcap, karena kapitalisasi pasarnya lebih besar dari aset lainnya. Dimana dari segi uang akan terus tinggi.  
 
2. Pelajari jenis wallet
 
Wallet adalah tempat penyimpanan aset kripto yang kamu beli. Untuk mulai berinvestasi dalam aset kripto, maka kamu perlu mengetahui portofolio seperti apa yang tepat untuk kamu.
 
Ada berbagai jenis dompet atau wallet yang bisa kamu gunakan, tergantung kebutuhan dan keinginan. 
 
 
Sebagai pemula,  kamu dapat menggunakan dompet yang berfungsi dengan baik dan dapat diakses setiap saat, seperti hosted wallet atau non custodial wallet.
 
Dan bagi kamu yang memiliki crypto dalam jumlah besar, kamu dapat menggunakan cold wallet.
 
Cold wallet akan memberikan keamanan dan perlindungan yang unggul. Cold wallet tidak terhubung ke internet, sehingga aset kamu dapat disimpan dengan aman dan jauh dari jangkauan peretas atau penjahat lainnya. 
 
 
3. Tentukan tujuan investasi crypto
 
Aset crypto dapat diinvestasikan dalam jangka pendek (kurang dari satu tahun) atau jangka panjang (satu tahun atau lebih). 
 
Sebelum mulai berinvestasi, kamu perlu memutuskan tujuan dari investasi crypto. Apakah kamu mencari investasi jangka panjang atau hanya investasi jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan. 
 
Keputusan ini akan memengaruhi jenis aset yang kamu pilih. Untuk investasi jangka panjang dengan nilai stabil dan masa depan yang baik, Bitcoin bisa menjadi pilihan.
 
 
Jika kamu lebih suka nilai yang stabil daripada yang mudah menguap, kamu dapat mempertimbangkan koin seperti USDT, USDC, atau GOLD.
 
Bagi kamu yang kompetitif dan lebih suka berinvestasi jangka pendek, ada banyak aset yang bisa kamu pilih. Ripple dan ZMT mungkin menjadi pilihan. 
 
Peningkatan permintaan dalam jangka pendek menyebabkan kedua saham naik dalam jangka pendek. 
 
 
Sebelum memilih aset kripto yang ingin kamu investasikan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu pergerakan harga aset tersebut. Hindari keputusan investasi yang terburu-buru, karena ini dapat menyebabkan kerugian.
 
4. Investasi sesuai dengan kemampuan
 
Di dunia aset kripto, ada pepatah Invest only what you’re willing to lose. Dengan kata lain, berinvestasilah sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri untuk berinvestasi menggunakan leverage atau daya ungkit. 
 
Kamu tidak boleh memaksakan diri untuk berinvestasi dalam aset kripto jika kamu tidak memiliki cukup uang. Karena aset crypto memiliki resiko besar karena fluktuasi harganya yang cepat berubah. Sehingga jangan pernah menginvestasikan uang dari berhutang.
 
 
5. Perhatikan volatilitas 
 
Salah satu hal yang harus kamu ketahui adalah bahwa nilai aset crypto tidak stabil seperti uang.
 
Harga aset crypto dapat berubah sewaktu-waktu, bahkan dalam hitungan jam, tergantung pada tingkat penawaran dan permintaan. 
 
Jadi, saat berinvestasi dalam aset kripto, kamu perlu mengambil keputusan dengan cepat untuk membeli atau menjual aset berdasarkan nilai saat ini. 
 
 
Tetapi kamu  tidak perlu khawatir jika masih belum mengetahui waktu yang tepat untuk berinvestasi atau menarik diri. Terkadang, yang dialami trader dan investor crypto yang berpengalaman sekalipun masih memiliki nasib buruk mengikuti naik turunnya aset crypto.
 
Cara Invetasi Crypto Earn di Pintu
 
Jika kamu sudah mengetahui tips investasi crypto, maka langkah selanjutnya akan kamu investasikan dimana aset crypto kamu.
 
Sekarang ini banyak platform trading dan investasi aset crypto yang dapat kamu pilih.
 
 
Salah satu rekomendasi adalah Pintu Earn. Fitur Pintu earn merupakan bentuk kontribusi platform Pintu terhadap para investor setianya yang telah melakukan kegiatan trading atau menyimpan aset crypto di Pintu.
 
Agar mendapatkan keuntungan dari bunga aset crypto maka kamu bisa memilih untuk memanfaatkan fleksibilitas investasi di Flexi Earn. Sehingga akan mendapatkan bunga yang lebih tinggi dari Locked Earn.
 
Pada dasarnya prinsip kerja Pintu Earn hampir sama dengan deposito bank konvensional. Kamu akan mendapatkan bunga dari aset crypto yang kamu simpan di Pintu Earn. Lantas apa bedanya dengan staking PTU?
 
 
Hal yang membedakan fitur Pintu Earn dengan staking adalah jenis aset crypto yang disimpan. 
 
Di Pintu Earn, ada berbagai aset yang dapat disimpan untuk memperoleh bunga. Sedangkan pada fitur Staking, aset yang dapat disimpan saat ini hanya PTU. 
 
Sedangkan keuntungan yang bisa diperoleh dari Pintu Earn dan Staking juga berbeda. Pada Pintu Earn, kamu dapat memperoleh bunga dari aset yang kamu simpan. 
 
Sedangkan pada fitur Staking, selain memperoleh bunga kamu juga dapat memperoleh berbagai keuntungan menarik lainnya.
 
 
Cara Kerja Pintu Earn
 
Setelah kamu melakukan aktivitas top up saldo Earn, maka perhitungan bunganya langsung aktif bekerja pada fitur Flexi Earn, bunga akan dibayarkan setiap jam selama aset masih ada di dalam saldo. 
 
Sementara itu, untuk Locked Earn maka bunga akan dibayarkan setelah jatuh tempo sekitar 30-90 hari.
 
 
Tidaklah sulit dan mudah dipahami serta dipraktekkan untuk kamu yang ingin mulai berinvestasi crypto dengan mudah download.
 
Pintu adalah jual beli aset digital oleh PT. Pintu Kemana Saja di App Store atau Play Store kamu sekarang!***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Login Shopee

Senin, 6 Februari 2023 | 16:41 WIB

Cara Mengembalikan Akun Shopee Yang Hilang

Senin, 6 Februari 2023 | 15:33 WIB

Cara Membuat Surat Ijin Tidak Masuk Sekolah

Senin, 6 Februari 2023 | 12:27 WIB
X