logo

Mensos Pastikan Bantuan Untuk Korban Kerusuhan Di Papua Tepat Sasaran

 Mensos Pastikan Bantuan Untuk Korban Kerusuhan Di Papua Tepat Sasaran

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat (kiri). (foto, ones).
14 September 2019 00:43 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan, dana bantuan untuk korban pascakerusuhan, di Papua dan Papua Barat akan tepat sasaran tanpa penyelewengan.

"Masalahnya bantuan uang tunai tersebut diberikan melalui transfer rekening bank ke pemilik toko atau warung korban kerusuhan," tuturnya, usai rapat koordinasi penanganan pengungsi Papua dan Papua Barat di kantor Kemenko PMK Jakarta, Jumat (12/9/2019).

Diungkapkannya Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Bank Mandiri, untuk menyalurkan dana tersebut ke rekening bank pemilik toko. Namun, apabila masyarakat bukan nasabah Bank Mandiri, pihak bank BUMN tersebut akan menjemput bola untuk membukakan rekening bank bagi masyarakat.

Dia menyatakan, bantuan tersebut hanya berupa stimulan. Agar masyarakat bisa memulai kembali kegiatan ekonomi. Disebutkannya, bantuan bersifat stimulan itu sebanyak Rp 5 juta per warung korban kerusuhan.

Total bantuan sebanyak Rp 7,3 miliar diberikan pada 1.449 toko dan warung korban kerusuhan. Bantuan stimulan sebesar Rp5 juta per warung ini, kata Mensos, agar para korban bisa memulai kembali usahanya.

"Menata kembali warung-warung mereka. Ini dalam rangka kami untuk mendorong kegiatan ekonomi rakyat kembali pulih atau normal," terangnya.

Di satu sisi, Mensos menjelaskan situasi dan kondisi di Papua sudah mulai kembali normal. Dia menyebut para pengungsi kini seluruhnya sudah kembali ke rumah masing-masing.

Editor : B Sadono Priyo