logo

Wali Kota Depok Hadiri Perayaan HUT RI Yang Masih Digelar Warga

Wali Kota Depok Hadiri Perayaan HUT RI Yang Masih Digelar Warga

Wali Kota Depok Mohammadf Idris (tujuh dari kiri) diperayaan hari kemerdekaan di kelurahan Depok Jaya.
08 September 2019 23:33 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia masih berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat.  Sabtu (7/9/2019), dua wilayah, yakni Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, dan Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, yang menggelarnya dihadiri Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Di Meruyung, warga kelurahan itu menikmati karnaval budaya yang dibuka oleh Wali Kota Depok.Acara tersebut di hadiri oleh Lurah Meruyung Galih Purnaman, Camat Limo Zaenudin,semua lurah di wilayah Limo serta RTt dan RWserta elemen masyarakat di kecamatan Limo.

Sementara di Kelurahan Depok Jaya digelar pentas seni dan budaya berupa tarian tradsional, gambang kromong, lenong dan seni suara.

Berlangsung pada petang hari, wrga antusias menonton atraksi dari, oleh dan untuk warga.Apalagi komedian H. Qomar hadir di sini, yang tak sekadar menonton tapi juga tampil menghibur.

Lurah Depok Jaya Syaiful, Camat Pancoran Mas Utang Wardaya serta Ketua PKS Kota Depok M. Hafidz Nasir hadir di sini.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, dalam sambutannya mengatakan bahwa dua lurah  layak diacungi jempol karena telah mendorong warganya berpartisipasi aktif merayakan hari kemerdekaan walau tidak bertepatan dengan peringatan di setiap tanggal 17 Agustus.

“Saya bangga anak-anak diberi pentas untuk berekspresi melalui kesenian. Ini sangat baik agar mereka selain bersosialisasi juga dilatih untuk kreatif ,” tutur Wali Kota.

Dalam penuturannya, Wali Kota mengingatkan para orangtua agar tidak membiasakan anak-anak berlma-lama bermain gadget. Badan Kesehatan Dunia atau WHO, ucapnya, telah memperingatkan bahaya gadget bila dibiarkan  untuk dimainkan anak-anak sejak kecil.

“Bisa menurunkan kecerdasannya ketika anak beranjak remaja diusia 18 hingga 21 tahun,” ucap Wali Kota.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto