logo

BMKG: Tropical Storm Lingling Memicu Terjadinya Gelombang Tinggi Di Beberapa Wilayah Perairan Indonesia

BMKG:  Tropical Storm Lingling Memicu Terjadinya Gelombang Tinggi Di Beberapa Wilayah Perairan Indonesia

04 September 2019 11:36 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 6 meter yang berpeluang menyambangi sejumlah perairan Indonesia dalam beberapa hari kedepan (4 September – 5 September 2019).

Terdapat Tropical Storm LINGLING 985 hPa di Perairan utara Filipina. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 4 - 25 knot sedangkan di wilayah selatan dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 4 - 25 Knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Banten, Selat Karimata, Perairan timur Bitung, dan Kep. Sitaro. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Menurut hasil pantauan BMKG, wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter (sedang), Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Timur P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan Selatan Flores, Selat Ombai, Laut Timor Selatan NTT,Laut Natuna Utara dan Laut Natuna, Perairan Utara Pangkalpinang, Selat Gelasa, Selat Karimata Bagian Utara, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Perairan Utara P.Madura Hingga Kep. Kangean, Laut Jawa, Selat Lombok Bagian Utara, Selat Makassar Bagian Selatan,Perairan Manui – Kendari, Perairan Timur Kep. Wakatobi, Perairan Selatan Ambon, Laut Banda, Perairan Selatan Kep. Letti Hingga Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kai Hingga Aru, Laut Arafuru, Laut Seram Bagian Timur, Perairan Timur Bitung, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Kep. Halmahera, Perairan p. Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.

Sedangkan wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 2,50 meter hingga 4,0 meter (tinggi) adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, , Samudra Hindia Barat Aceh Hingga Kep. Nias, Perairan Selatan Sumbawa Hingga Sumba, Perairan Selatan P.Sawu HIngga P. Rote, Selat Sumba Bagian Barat. Selat Sape Bagian Selatan, Laut Sawu, Samudera HIndia Selatan NTT, Selat Karimata Bagian Selatan.

BMKG pun memprakirakan wilayah perairan Indonesia lain yang berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 4 – 6 meter. Wilayah perairan tersebut yaitu Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Hingga Lombok, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai Hingga Selatan NTB.  

Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang(Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. ***

*Bagian Hubungan Masyarakat*
*Biro Hukum dan Organisasi*

Instagram: @InfoBMKG
Twitter: @InfoBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: InfoBMKG

#PeringatanDiniGelombangTinggi
#BMKG
#PemerintahBekerja

http://www.bmkg.go.id