logo

Pertina Malut Target Loloskan Sedikitnya 10 Petinju Ke PON Papua 2020

Pertina Malut Target Loloskan Sedikitnya 10 Petinju Ke PON Papua 2020

25 Agustus 2019 13:06 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - TERNATE:Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara (Malut) menargetkan dapat meloloskan sedikitnya 10 petinju ke Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada 2020 melalui Pra PON di Ternate September 2019.

"Faktor tuan rumah dalam pelaksanaan Pra-PON tinju diharpakan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi para petinju Malut untuk tampil terbaik dan bisa lolos ke PON 2020 Papua," kata Ketua Umum Pengurus provinsi (Pengprov) Pertina Malut Jasman Abubakar di Ternate, Sabtu (24/8/2019).

Pengprov Pertina Malut menyiapkan 17 petinju terbaik terdiri atas 10 putra dan tujuh putri untuk tampil di Pra-PON nanti dengan unggulan di antaranya di kelas 56 Kg putra dan 46 Kg putra.

Menurut dia, untuk memaksimalkan kesiapan para petinju Malut itu dalam menghadapi Pra-PON, Pertina mengirim mereka menjalani uji tanding di Manado, Sulawesi Utara hingga menjelang pelaksanaan Pra-PON pada 26 September 2019.

Manado dipilih sebagai tujuan uji tanding bagi petinju Malut, karena selain letaknya dekat dengan Malut, juga di daerah itu banyak petinju pelatnas yang dapat dijadikan uji tanding, sehingga diharapkan lebih meningkatkan kemampuan mereka.

Pra-PON tinju yang akan dilaksanakan di Ternate nanti, menurut Jasman Abubakar, akan diikuti petinju dari 32 provinsi di wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Khusus untuk provinsi di wilayah Sumatera tidak ikut dalam Pra-PON di Ternate, karena daerah itu menjadikan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera sebagai ajang seleksi menuju PON 2020.

Ia menambahkan, pada Pra-PON tunju yang dilaksanakan di Ternate, dalam setiap kelas ada empat petinju yang berhak lolos ke PON Papua atau semua yang masuk semi final dan final, sehingga cukup memberi peluang petinju Malut untuk lolos ke PON 2020.

Selain Pra-PON di Ternate masih ada lagi satu kejuaraan di Bogor, Jawa Barat yang bisa menjadi ajang bagi petinju di seluruh wilayah di Indonesia untuk meraih tiket ke PON 2020, tetapi kejuaraan itu hanya peringkat pertama dan kedua di setiap kelas yang dinyatakan lolos. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto