logo

Fery Farhati: Ibu Adalah Citra Kreatif Keluarga

Fery Farhati: Ibu  Adalah Citra Kreatif Keluarga

Istri Gubernur DKI Anies Baswedan, Fery Farhati (kedua dari kiri) menjadi nara sumber dialog publik di sebuah mall di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).
24 Agustus 2019 19:43 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Rangkaian acara Ibu Ibukota Awards 2019, Dewan Kerajinan Nasional DKI Jakarta menggelar bincang-bincang bertajuk ‘Ibu, Citra Kreatif Keluarga’ di Atrium Mall Cilandak Town Square (24/8/2019).

Nara sumber yang dihadirkan antara lain Istri Gubernur DKI Anies R Baswedan,.Fery Farhati, penggagas Ibu Ibukota Awards; Lely Purba, perajin dan pengajar keterampilan Sekolah Luar Biasa; dan Mona Ratuliu, figur publik & penulis buku.

Acara tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Pameran Kerajinan Anak yang berlangsung selama dua hari sampai dengan 25 Agustus 2019.

“Ibu adalah citra kreatif keluarga. Ibu merupakan sosok pendidik pertama dan utama serta penggerak yang memiliki peran penting dalam memacu kreativitas anak, keluarga, bahkan lingkungan sekitarnya”, tutur Fery Farhati yang juga merupakan Ketua Dekranasda DKI.

Fery mengaku banyak menemukan sosok ibu penggerak yang selama ini banyak melakukan #AksiHidupBaik di keluarga dan juga lingkungan sekitarnya.

Mereka bergerak dalam sunyi untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan kondusif bagi anak-anak dan keluarganya bertumbuh.

Hal inilah yang menggerakkan Fery Farhati, bersama empat organisasi lainnya yakni PKK, Dekranasda, YKI, dan Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta untuk menginisiasi ajang Ibu Ibukota Awards 2019.

Salah satu sosok Ibu Ibukota yang dihadirkan pada acara bincang bincang kali ini adalah Lely Purba, seorang perajin dan pengajar keterampilan di sekolah luar biasa di Jakarta.

“Ibu perlu mengenali dengan baik kelebihan dan menerima kekurangan anak tanpa syarat. Setelah itu baru kita akan memahami bahwa setiap anak adalah spesial dan tidak bisa disamakan sehingga kita dapat menerima apapun kondisinya dengan rasa cinta, kasih dan penuh rasa syukur, " katanya.

Mona Ratuliu, seorang figur publik dan penulis buku parenting juga turut menyampaikan sudut pandangnya “Anak kreatif dan lingkungan kreatif, bermula dari Ibu yang kreatif. Ajang Ibu Ibukota Awards ini bisa memunculkan lebih banyak lagi sosok Ibu kreatif yang berdaya dan berdampak untuk keluarga-keluarga di sekitarnya,” ucapnya.

Selain bincang-bincang, Pameran Kerajinan Anak juga diisi dengan gelar karya berbagai kerajinan dari 24 sekolah di Jakarta dan 8 Perajin Jakarta diantaranya Ane None, Tasayu, AIU Craft, Art Rock Design, Pundi Craft, Rumah Viola, Color Paradise, dan Ahza Patchwork. Digelar pula Lomba Produk Kerajinan Anak dan Creative Class untuk para pengunjung yang datang. Ibu Ibukota Awards hadir untuk memberikan apresiasi kepada sosok perempuan penggerak yang selama ini bekerja dalam sunyi untuk memastikan kebahagiaan keluarga-keluarga Ibukota.

Ibu Ibukota adalah gelar yang disematkan bagi sosok perempuan penggerak di DKI Jakarta. Mereka adalah penggerak yang melakukan #AksiHidupBaik dengan memberikan perhatian dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kesehatan, pelestarian lingkungan, pengembangan kerajinan, dan pendidikan orang tua serta anak usia dini.

Akan digelar pada 20 Desember 2019, Ibu Ibukota Awards ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk menjadi sosok Ibu Ibukota dan ikut terlibat dalam menghadirkan sisi lain Jakarta yang humanis dan harmonis.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta merupakan organisasi yang menjadi wadah pembinaan bagi Perajin Jakarta dan pengembangan produk kerajinan unggulan berkualitas yang ikon-ikon Kota Jakarta.

Editor : Yon Parjiyono