logo

Koperasi Milik Warga Rungkut Mapan Barat Dijadikan Percontohan

Koperasi Milik Warga Rungkut Mapan Barat Dijadikan Percontohan

Jajaran tiga pilar saat menyumbangkan hadiah secara simbolik kepada ketua RW.
18 Agustus 2019 13:39 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Sebuah koperasi milik warga Rukun Warga (RW) 08 Rungkut Mapan Barat (RMB) Surabaya menjadi perhatian publik. Jajaran tiga pilar Kecamatan Gununganyar Surabaya bahkan bersiap menularkan keberadaan koperasi milik warga RW 08 RMB ini ke seluruh kelurahan yang lain.

Menurut Camat Gununganyar Surabaya, Anna Fajriatin, hampir semua koperasi yang dikelola warga, selalu diarahkan untuk kepentingan simpan pinjam. "Hanya di sini, ada koperasi tingkat RW, dan keberadaannya lebih diarahkan untuk pengembangan lingkungan," ujarnya disela perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Surabaya, Minggu (18/8/2029).

Selain camat, perayaan HUT Kemerdekaan berupa jalan sehat berthema merah-putih ini juga dihadiri Kapolsek Rungkut Kompol  I Gede Suartika dan Danramil mayor CHB Suprianto. Apresiasi tiga pilar terhadap warga RW ini, salah satunya diwujudkan dalam bentuk  pemberian 5 unit dari 10 unit sepeda angin untuk doorprize jalan sehat yang diikuti ribuan warga tersebut.

Anna mengakui, mayoritas warga RMB memang berstatus keluarga mapan. "Di sini warganya tak keberatan dibebani simpanan pokok Rp500 ribu perbulan. Tapi roh koperasi ini, bisa saja dikembangkan di kelompok masyarakat menengah ke bawah. Misalnya iuran simpanan pokoknya diturunkan menjadi Rp50 ribu saja," kata dia.

Ketua RW 08 RMB, Wahyu P Kuswanda mengakui, koperasi yang berdiri sejak 4 tahun silam itu memang sudah banyak memberi kemanfaatan bagi warganya. "Kami menjadi semakin rukun. Saldo koperasi kami terus bertambah dan bahkan sekarang sudah diatas Rp100 juta," ujarnya didampingi Humas, Roy Mandala Yoedha.

Pihaknya mengaku bangga, kerukunan itu justru terwujud di wilayah berpenduduk 1.800-an jiwa yang memiliki banyak perbedaan suku agama, ras dan antar golongan (SARA). Saat ini, 80 persen warga RW tersebut merupakan etnis China, sisanya beragam mulai dari Jawa, Madura, Bali dan sebagainya.

Selain koperasi, kata dia, di wilayahnya juga sudah terbentuk semacam asuransi. Setiap ada warga yang meninggal, keluarganya berhak mencairkan santunan. Termasuk santunan untuk keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Pada bagian lain, Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika mengaku baru di RW itulah dia menemukan managemen keamanan yang bagus. Keberadaan CCTV yang bersumber dari koperasi itu, kata dia, telah berhasil menekan angka kejahatan.

Selain jalan sehat dan senam bersama, kegiatan dalam rangka perayaan HU kemerdekaan RI itu juga diwarnai dengan pelapasan balon udara oleh jajaran tiga pilar Kecamatan Gununganyar. Mereka masing-masing melepas balon yang berjumlah 17, delapan dan 45 buah, yang menggambarkan hari kemerdekaan.***