logo

Dua Putri Komandan FPI Bekasi Raya Belum Pulang Sejak Malam Idul Adha

Dua Putri Komandan FPI Bekasi Raya Belum Pulang Sejak Malam Idul Adha

Surat Tanda Penerimaan Laporan Orang Meninggalkan Rumah, Polsek Babelan, Kabupaten Bekasi. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
13 Agustus 2019 17:04 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG : Kedua putri Komandan Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, Murhali Barda hingga saat ini belum kembali kekediaman orantuanya, di Kampung Babelan, RT 020/RW001, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Diketahui sebelumnya, Isyq Laila Ali (15) dan Izra Laila Ali (12) pergi meninggalkan rumah sejak Sabtu malam (10/8) sekira pukul 19.00 WIB. Isyq salah satu murid di Madrasah Aliyah At Taqwa dan Izra di MTs 3 At Taqwa Babelan.

Kepada suarakarya.id, Selasa (13/8), Murhali menuturkan, ia telah membuat pelaporan ke Polsek Babelan dan menerima Surat Tanda Penerimaan Laporan Orang Meninggalkan Rumah bernomor: B/ORM/16/VIII/2019/Sek. Bbl.

"Saya datang ke Polsek Babelan jam 11.00 WIB," kata Murhali saat dihubungi melalui WhatsApp.

Dalam laporan itu, ia mengungkapkan, kedua putrinya dijemput oleh seorang teman lelaki di Gang Al Barkah pada Sabtu atau malam takbir Idul Adha.

"Kemarin saya tanya anak yang lelaki, Ikam, siapa yang jemput? Anak saya melihat lelaki itu sebaya dengan putri saya," katanya.

"Sayangnya, Ikam tidak mengetahui ciri-ciri dari fisik lelaki itu," tambah Murhali.

Menurutnya, Isyq dan Izra pergi hanya berpamitan main. Kepergiannya juga tidak ada masalah.

"Hingga Isya belum balik ke rumah, saya langsung mencari di tempat keluarga dan teman-temannya," tuturnya.

Ia pun menceritakan sebelumnya ada jadwal kegiatan sekolah di MTS 3 At Taqwa untuk persiapan lomba pramuka ke wilayah Bandung.

"Tapi tidak jadi," kata Murhali.

Dihubungi melalui WhatsApp, Irfan HMS selaku Kepala Sekolah MTs 3 At Taqwa Babelan Kota menjelaskan, tidak ada kegiatan sekolah pada Sabtu kemarin. Meski perlombaan itu akan berlangaung pada 24 Aguatus 2019 ini.

"Kami sudah tanyakan ke pembina pramuka, di hari Sabtu (10/8) tidak ada jadwal kegiatan sekolah," jelasnya.

Dikatakan Irfan, Isyq merupakan pendamping anak yang ikut mewakili sekolah MTs 3 At Taqwa dalam lomba pramuka di Bandung.

"Karena dia (Isyq) adalah alumni dan pramuka di MTs 3 At Taqwa," ujarnya.

Ditanya soal kepergian Isyq dan Izra dengan teman lelaki sebayanya, Irfan memastikan bukan dari salah satu murid di sekolahnya.

"Belum ada laporan pergi dengan salah satu teman sekolah. Namun dari penelusuran bukan dari anak di sekolah," katanya. ***
 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto