logo

Korban Dipungut Hingga 100 Juta, PMJ Bongkar Calo CPNS Kemendikbud

Korban Dipungut Hingga 100 Juta, PMJ Bongkar Calo CPNS Kemendikbud

PMJ tangkap tersangka HB, calo CPNS di Kemendikbud
13 Agustus 2019 15:50 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Polda Metro Jaya (PMJ) membongkar kasus penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tersangka HB diduga telah meraup keuntungan sebesar Rp 5,7 miliar sejak 2010.

"Korban yang tertipu menyerahkan uang Rp 70 - Rp 100 juta dan dijanjikan lolos dari seleksi CPNS,, yang diingat korban berjumlah 99 orang" kata Kabidhumas PMJ Kombes Argo Yuwono di Mapolda, Selasa (13/8/2029).

Untuk memuluskan aksinya HB selalu berpenampilan rapi dan mengenakan tanda pengenal sebagai pegawai Kemendikbud dengan identitas Drs H. Ia juga melengkapi dengan dokumen Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kemenpan dan RB, dan bisa membuatkan SK penempatan CPNS.

Lokasi HB mendapatkan korban di TMII dan Graha Cijantung ( tempat CPNS dikumpulkan), Gedung E Kemendikbud, lantai 6 Balaikota DKI atau kantor BKD, dan Perum Citra Villa Jalan Arwana Pamulang (rumah HB).

"Pelaku dapat meyakinkan korban, karena mengajak ke kantor Kementerian dan BKD. Di situ bujuk rayunya membuat korban mau memberikan imbalan seperti diminta," kata Argo yang didampingi Wadir Krimum Ade Ary, Biro SDM Kemendikbud Agam.

Uang hasil kejahatan, digunakan untuk foya foya dan nafkah hidup. "Tersangka hobi dugem di Mangga Besar. Di tempat hiburan, HB kerap dipanggil pak bos!" ucap Argo.

Sementara itu Agam dari Kemendikbud mengimbau, masyarakat agar tidak percaya pada iming iming yang bisa membantu meloloskan CPNS. Sebab prosedur yang ditempuh untuk proses seleksi serba online dan transparan.

"Dari awal proses seleksi harus melalui internet, semua bisa diakses online tidak ada tatap muka. Semua gratis!" ujar Agam