logo

Festival Kopi Berhasil Dongkrak Penjualan Produk Kopi Jawa Timur

Festival Kopi Berhasil Dongkrak Penjualan Produk Kopi Jawa Timur

13 Agustus 2019 13:02 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Pemprov Jatim semakin agresif memasarkan jenis kopi di Jawa Timur yang semakin beragam. Mereka berharap produk kopi dan industri makanan dan minuman dari provinsi ini bakal  semakin berkembang dan diminati publik.

Menurut Kepala Disperindag Jawa Timur, Drajat Irawan, perkembangan bisnis kopi  di wilayahnya sangat menjanjikan. "Kini tinggal mengemas hasil kopi Jatim ini menjadi lebih bermutu dan diminati pasar," ujarnya, Selasa (13/8/2019).

Dalam rangka memaksimalkan potensi ini, pihaknya belum lama menggelar Festival Kopi Jawa Timur di Grand City Surabaya. Event yang digelar bersamaan dengan pameran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini akan membangkitkan gairah petani kopi maupun pengusaha minuman dan cafe di Jawa Timur.

Pihaknya juga berusaha mendorong masyarakat untuk mencintai kopinya sendiri dann mendukung petani dan UMKM pengolahan kopi untuk berbicara di pasar Internasional. Karena jika kopi yang diekspor dalam bentuk olahan akan memberikan nilai tambah bagi IKM terutama dari sisi harga bisa meningkat di kisaran 30 persen hingga 60 persen.

Dia menjelaskan, ekspor kopi dan olahan kopi Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai USD187,09 juta, sebagian besar berupa biji kopi belum diolah (73,05 persen) dan kopi instan (22,17 persen), sisanya berupa kopi bubuk, biji kopi panggang (roasted), dan minuman kopi lainnya. Negara utama tujuan ekspor kopi antara lain adalah Mesir, Jepang, Italia, Amerika Serikat, dan Taiwan.

Sementara impor kopi dan olahan kopi Jawa Timur pada tahun  2018 mencapai USD90,35 juta, sebagian berupa biji kopi belum diolah (49,86 persen) yang berasal dari Vietnam, Brasil, dan Papua Nugini. Dengan demikian, neraca ekspor-impor kopi Jawa Timur surplus.

Produksi kopi Jawa Timur pada tahun 2017 mencapai 65,41 ribu ton atau berkontribusi lebih dari 10 persen rata-rata produksi kopi nasional. Bersama Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, dan Sumatera Utara, Jawa Timur termasuk 5 provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Terdapat 5 kabupaten penghasil utama kopi di Jawa Timur: Banyuwangi, Jember, Kabupaten Malang, Bondowoso, dan Kabupaten Blitar. Indikasi Geografis (IG) kopi yang berasal dari wilayah Ijen (Bondowoso dan sekitarnya) telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada tahun 2013, yakni Kopi Arabica Java Ijen Raung. Kopi jenis ini sangat terkenal di luar negeri dengan sebutan Java Coffee.***

 

Editor : Markon Piliang