logo

Anies Ditantang Duduk Bareng Bersama PKS, Gerindra, Dan Ketua DPRD DKI

Anies Ditantang Duduk Bareng Bersama PKS, Gerindra, Dan Ketua DPRD DKI

Ketua Pansus, Ongen Sangaji
12 Agustus 2019 17:45 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Panitia khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur (Puliwagub) DPRD DKI menantang duduk bareng Gubernur DKI, Anies Baswedan. Anies diminta tidak perlu mendesak-desak dan menilai bahwa pemilihan orang nomor dua di Jakarta gagal.

Ketua Pansus Pilwagub DKI, Mohamad Ongen Sangaji mengatakan hal itu, Senin (12/8/2019).

Ia dinilai tidak mengerti proses pembahasan aturan main atau draf tata tertib Pilwagub DKI yang telah rampung dibahas oleh Pansus. Sekarang, persoalanya terletak pada Pimpinan dewan dan Partai Gerindra serta PKS belum ada titik temu secara politik.

“Anies tak perlu mendesak-desak DPRD DKI lah. Anies juga, tidak bisa satukan PKS dan Gerindra,” kata Ongen di gedung DPRD DKI.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura DKI itu menjelaskan, semua aturan main sudah selesai. Sekarang, bola Wagub DKI ada di tangan Pimpinan dewan, Gerindra, dan PKS. Karena itu, Anies diminta tak perlu bicara menuding Pansus dan DPRD DKI gagal memilih wagub pendampingnya.

“Anies saya tantang. Duduk bareng dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Ketua Gerindra DKI, dan Ketua PKS DKI. Ini aja Anies tak bisa,” tutur.

Molornya, penetapan orang nomor dua di Jakarta juga padatnya agenda anggota DPRD DKI pada 2019. Pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan legislatif (Pileg) sehingga mereka fokus menyelesaikan tugas partai.

Beda dengan, Anies Baswedan yang tak memiliki beban pemenangan pilpres dan pileg.

“Pak Anies kan tidak punya partai. Hanya diusung. Sekarang partai pak Anies apa? Kan tidak ada. Jadi, tak perlu lah salahkan dewan dan desak-desak,” katanya.

Selanjutnya, sekarang menurut Ongen, DPRD DKI fokus membahas APBD Perubahan 2019 yang mesti rampung pertenghan Agustus 2019. Dia juga mengaku, bertanya-tanya kenapa baru beberapa hari terakhir Anies ikut desak posisi wagub.

“Ke mana saja kemarin. Ini ada apa,” ucap Ongen. Hal senada dikatakan Ketua DPD Gerindra DKI Muhamad Taufik.

Dia meminta, Anies Baswedan tenang saja soal posisi wagub. Sekarang, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI sedang fokus menyelesaikan APBD Perubahan yang dibatasi waktu.

Beda dengan, posisi Pilwagub enggak ada pembatasam waktu. “Kami, mikirkan kemaslahatan orang banyak. Pak Anies tak perlu lah desak-desak kami,” tutur Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI itu mempertanyakan, sikap Anies yang baru sekarang-sekarang mempertanyakan posisi wakilnya. Kemarin-kemarin ke mana saja, bukannya enjoy saja tanpa didampingi orang nomor dua.

“Siapa si yang ikut menekan Pak Anies,” ujar Taufik .“Pak Anies tenang saja. Mari bahas APBD Perubahan dulu saja. Pembahasan anggaran dibatasi waktu,” katanya.

Editor : Yon Parjiyono