logo

Cegah Radikalisme, UNS Gelar PKKMB Bertema NKRI Dan Pancasila

Cegah Radikalisme, UNS Gelar PKKMB Bertema NKRI Dan Pancasila

Wakil Rektor UNS memberikan penjelasan terkait pelaksanaan program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru UNS
12 Agustus 2019 17:42 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, berupaya mencegah paham radikalisme di lingkungan kampus. Salah satunya melalui program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang bertema membangun kebangsaan cinta NKRI dan Pancasila.

Pada PKKMB 2019 yang digelar selama enam hari itu, salah satu narasumber adalah Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Ryamizard Ryacudu. Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof Kuncoro Diharjo, Senin (12/8/2019), tema yang diangkat Menhan dalam kuliah umum di acara PKKMB tersebut terkait radikalisme di kampus.

"Tema yang diangkat Menhan yakni bela negara sebagai penangkal radikalisme di kampus. Sehingga memang sesuai, apalagi sejak 2018 lalu, UNS sudah mendeklarasikan diri sebagai kampus benteng Pancasila," jelasnya.

Selain Menhan, juga diundang tokoh nasional lainnya. Diantaranya Gubernur Lemhannas, Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, serta dari BNPT.

"PKKMB tahun ini lebih singkat hanya enam hari tapi isinya lebih padat. Ada 8.615 mahasiswa program sarjana dan vokasi yang akan mengikuti kegiatan ini," jelasnya lagi.

PKKMB akan berlangsung mulai Selasa (13/8/2019) hingga Minggu (18/8/2019). Selain diisi dengan kuliah umum, PKKMB juga akan diisi dengan motivasi ESQ dan akan ditutup dengan acara Student Vaganza.

"Student Vaganza adalah puncak pelaksanaan PKKMB nanti juga akan ada pemecahan rekor MURI," tambah Wakil Rektor Bidang Akademik, Ahmad Yunus.

Kegiatan PKKMB tahun ini juga akan menggunakan teleconference. Karena mahasiswa akan mengikuti kuliah umum di masing-masing fakultas. Semua mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut.

Selama pelaksanaan PKKMB dilarang mengadakan tindakan pembodohan, kekerasan, dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Hal itu berdasar Surat Keputusan Rektor UNS No 685/UN27/HK/2019 tentang PKKMB program sarjana dan diploma. Setelah masa PKKMB berakhir maka tidak ada lagi kegiatan serupa di masing-masing fakultas. Mahasiswa akan langsung mengikuti kegiatan perkuliahan. ***

Editor : Yon Parjiyono