logo

Ratusan Umat Islam Ikuti Salat Idul Adha Di Masjid At Taqwa Lanud Atang Sendjaja

Ratusan Umat Islam Ikuti Salat Idul Adha Di  Masjid At Taqwa Lanud Atang Sendjaja

(Foto: Pen Lanud ATS/suarakarya.id/dwi putro aa)
11 Agustus 2019 19:55 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - BOGOR: Ratusan prajurit Lanud Atang Sendjaja berbaur bersama masyarakat, mengikuti pelaksanaan salat Idul Adha yang berlangsung di Masjid At Taqwa, Minggu (11/8/2019).

Komandan Lanud ATS, Marsekal Pertama TNI Eding Sungkana menuturkan, Idul Adha sebagai hari besar umat Islam merupakan salah satu momentum yang memiliki dampak syiar yang bersifat ritual maupun sosial. 

Di samping itu, juga merupakan wujud rasa syukur atas berbagai kemikmatan yang telah diraih. “Melalui hari raya Idul Adha ini, kita dapat mengambil hikmah dan keteladanan yang telah ditunjukkan Nabi Ibrahim AS. Dalam mentaati perintah yang datang dari Allah SWT,” ujarnya.

Danlanud ATS menambahkan, melalui kurban itu juga umat Islam akan selalu diuji Allah SWT. Sampai sejauh mana kadar keimanan dan ketakwaannya. “Oleh karena itu, perlu saya menilai sangat tepat kiranya tema yang diambil dalam hari raya Idul Qurban 1440 H, yakni jadikan hikmah Iduladha sebagai momentum peningkatan ketakwaan dan semangat rela berkorban. Guna mendukung tugas pokok TNI,” jelasnya.

Sementara itu, khatib salat Idul Adha, H. Suryadi Ubaidillah menyampaikan, sesungguhnya tidak berlebihan jika Idul Adha dijadikan sebagai salah satu hari besar kemanusiaan internasional. "Yang harus diperingati oleh manusia sejagat raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Idul Adha merupakan momen yang tepat untuk mengenang perjuangan Nabi Ibrahim AS, bagaimana ia bersusah payah melatih alam kebatinannya untuk mengenal Tuhan Yang Paling Berkuasa. 

“Selain sebagai orang yang menemukan konsep Ketuhanan, Nabi Ibrahim juga salah satu manusia tersukses di dunia yang mampu menaklukkan nafsu duniawi demi mementingkan kecintaannya kepada Allah SWT. Dan keikhlasannya untuk menyembelih Nabi Ismail AS, sebagai anak yang sejak lama diidam-idamkannya,” tutur H Suryadi Ubaidillah.  (Pen Lanud ATS) ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto