logo

Butuh Puluhan Orang Untuk Sembelih Sapi Kurban Dari Presiden

Butuh Puluhan Orang Untuk Sembelih Sapi Kurban Dari Presiden

Sapi berbobot 1,5 ton dari Presiden Jokowi untuk Masjid Agung Solo mendapat perhatian dari masyarakat
11 Agustus 2019 17:01 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Sapi jenis simental berbobot 1,5 ton kurban dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk Masjid Agung, Kota Solo, Jawa Tengah, menarik perhatian warga. Tidak hanya bobot sapi yang besar, tetapi juga proses penyembelihan juga memakan waktu hingga satu jam.

Dibutuhkan puluhan orang dan puluhan tali untuk memotong sapi bernama Bagong tersebut, seusai Shalat Idul Adha di Masjid Agung, Solo, Minggu (11/8/2019).

"Baru kali ini kami menyembelih sapi sebesar ini, sebenarnya sudah sering menyembelih sapi tapi untuk kali ini sedikit kerepotan," ujar Koordinator Penyembelihan Kurban Masjid Agung Solo, Aridi.

Menurut Aridi yang mengaku sudah tiga kali menyembelih sapi kurban dari Presiden Jokowi tersebut, untuk bisa merobohkan sapi jumbo tersebut dibutuhkan puluhan orang.

"Harus benar-benar erat memegangnya. Cukup berat, karena tadi sempat meronta karena mungkin banyak orang di sini," katanya.

Menurut Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Muh Muhtarom, satu ekor sapi kurban dari Presiden Jokowi tersebut akan digabung dengan sapi kurban lainnya.

"Sapi dari presiden beratnya mencapai 1,5 ton untuk berat bersih dagingnya bisa mencapai 900 kg," jelas Muhtarom.

Tahun ini, di Masjid Agung jumlah sapi yang dipotong sebanyak sembilan ekor dan 20 kambing. Daging hewan kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sapi kurban dari Presiden Jokowi tersebut sebelumnya diserahkan oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo kepada Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Muh Muhtarom.

Selain untuk Masjid Agung, Presiden Jokowi juga menyerahkan hewan kurban ke Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Solo. Sapi kurban yang diserahkan ke Masjid Al Wustho tersebut juga diserahkan Achmad Purnomo seusai dari Masjid Agung. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto