logo

Ribuan warga Palangka Raya Shalat Id "Di Tengah" Asap

Ribuan warga Palangka Raya Shalat Id

Ribuan warga di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah pada Minggu pagi pagi melaksanakan shalat Idul Adha 1440 Hijriah di tengah udara yang diselimuti kabut asap tebal di halaman Bank Indonesia, Palangka Raya, Minggu (11/8/2019). (Antara)
11 Agustus 2019 10:12 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - PALANGKA RAYA: Ribuan warga di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Minggu pagi (11/8/2019) melaksanakan shalat Idul Adha 1440 Hijriah di tengah udara yang diselimuti kabut asap tebal.

"Alhamdulillah meski pagi ini kabut asap tebal menyelimuti Palangka Raya ribuan warga yang ada di halaman Bank Indonesia (BI) tetap dapat menjalankan sholat Idul Adha dengan lancar," kata Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri usai shalat Idul Adha.

Dia pun mengingatkan warga yang sholat Idul Adha di halaman BI Kantor Perwakilan Kalteng untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Selalu gunakan masker untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan. Jika perlu kurangi aktivitas yang tidak penting di luar ruangan," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, ribuan warga Muhammadiyah serta warga di Kota Palangka Raya memadati halaman kantor BI Provinsi Kalteng

Terlihat aparat kepolisian serta Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah berjaga-jaga untuk mengantisipasi gangguan selama pelaksanaan shalat Idul Adha.

Bertindak sebagai imam adalah Adied Najiyurrahman dan sebagai khotib sholat Idul Adha ialah Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah H.R. Alpha Amirrachman.

Alpha, dalam khutbahnya mengatakan Idul Adha merupakan momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih rela berkorban seperti apa yang telah dicontohkan Nabi Ibrahim dan Ismail.

Sementara itu, Andi salah seorang warga mengatakan meski kabut asap mengganggu aktivitas tetapi tidak menghambat keluarganya melaksanakan shalat Idul Adha.

"Untuk shalat Idul Fitri dan Idul Adha dianjurkan lebih baik dilaksanakan di lapangan. Meski udara diselimuti kabut asap tebal tetapi tidak mengganggu pelaksanaan sholat. Untuk itu kita juga menggunakan masker," jelasnya.

Ia pun berharap kabut asap tebal yang melanda wilayah Palangka Raya sejak beberapa waktu lalu segera menghilang. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto