logo

Kemendes PDTT Terus Dorong Pemda Kembangkan Prukades

Kemendes PDTT Terus Dorong Pemda Kembangkan Prukades

Ketua Tim Advisor Mendes PDTT Prof Dr Haryono Suyono (kiri) (foto, ist)
08 Agustus 2019 23:50 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - GORONTALO: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendorong pemerintah daerah untuk fokus mengembangkan produk unggulannya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau BUMDes Bersama. Ini dilakukan dalam upaya pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang makin digenjot pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Advisor Mendes PDTT, Haryono Suyono, dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Strategi Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) Komoditas Jagung, di Gorontalo, Rabu (7/8/2019).

Dia mengatakan dalam program Prukades perlu komitmen bersama dari pengembangan BUMDes, kemudian BUMDes Bersama, selanjutnya Prukades. "BUMDes di Gorontalo ini sudah tumbuh tapi masih jarang. Bangun BUMDes untuk jagung, karena untuk menuju Prukades, awalnya harus dibangun dulu BUMDes," jelasnya.

Lebih lanjut, pakar Pemberdayaan Keluarga itu menyampaikan, hingga saat ini BUMDes sedang dikembangkan melalui akademi desa 4.0. Untuk dijadikan tempat belajar dan pelatihan-pelatihan BUMDes.

Selain itu, untuk pengembangannya perlu melakukan studi banding. "BUMDes bisa maju dengan produk makanan lokal, pengelolaan penitipan anak, pengembangan wisata, olah limbah dan sampah, jualan online," ujarnya.

Haryono mengingatkan, agar pada BUMDes-BUMDes yang berhasil itu diberi penghargaan. "Gorontalo bisa bangkit dengan BUMDes dan Prukadesnya," ujarnya.

Dijelaskannya,  Prukades atau perusahaan antar wilayah, di Gorontalo yaitu jagung ada di banyak wilayah. Maka, usaha-usaha yang menyangkut wilayah yang banyak ini disebut Prukades perusahaan/usaha unggulan antar wilayah.

Sejalan hal itu, Bupati Bone Bolango Hamim Pou menyambut positif rakor/ diskusi ini. Dalam rangka memaksimalkan potensi desa yang disambungkan ke BUMDes. "Tapi tidak cukup sekedar modal. Namun, penguatan kelembagaan, penguatan SDM sebagai pengelola aset-aset tersebut," ujarnya.

Editor : Azhari Nasution