logo

Megawati: Toleransi Dan Demokrasi Tidak Dapat Dipisahkan Dalam Politik

Megawati: Toleransi Dan Demokrasi Tidak Dapat Dipisahkan Dalam Politik

08 Agustus 2019 14:41 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - DENPASAR: Dalam Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partai terkait pentingnya toleransi dan demokrasi . 

“Toleransi dan demokrasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam berpolitik. Jika sikap prilaku intoleransi kalian gunakan dalam kampanye pemilihan umum, maka demokrasi Pancasila yang kita cita-citakan akan musnah. Persatuan bangsa akan musnah. Kekuatan bangsa akan musnah. Kejayaan semangat gotong royong akan musnah. Dan, yang nanti tinggal hanyalah teror dan anarki, kekacauan dan kepedihan,” kata Mega dalam pembukaan Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Denpasar, Kamis (8/9/2019).

Menurutnya, Kongres V PDIP adalah ruang musyawarah mufakat untuk merumuskan dan memutuskan strategi, yaitu berupa langkah konkret Partai untuk membuhul kembali rasa persaudaran dan semangat kebangsaan. 

“Itulah tanggung jawab yang kita pikul sebagai partai politik. Kongres akan memutuskan satu pedoman untuk melakukan evaluasi, sekaligus menjadi ajang konsolidasi Tiga Pilar Partai, yaitu kader partai yang ditugaskan di struktur, legislatif dan eksekutif. Kongres pun akan memutuskan satu pedoman interaksi politik antara partai dan pemerintah, untuk melahirkan sinkronisasi kebijakan politik pembangunan yang etis, ilmiah dan sekaligus ideologis,” ujarnya. ***