logo

Salurkan Bantuan Rp1,396 M, MensosTenangkan Pengungsi Korban Gempa Halmahera

Salurkan Bantuan Rp1,396 M,  MensosTenangkan Pengungsi Korban Gempa Halmahera

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (baju putih) di tengah para pengungsi korban gempa di Halnahera. (foto, ist)
19 Juli 2019 14:57 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - HALMAHERA: "Saya berharap bapak-bapak dan ibu-bu bisa bersabar dan menerima kenyataan ini. Bencana ini suatu cobaan yang harus bapak dan ibu hadapi dengan tetap berserah kepada Tuhan," tutur Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, dengan raut wajah penuh keprihatinan, ketika berkunjung ke lokasi pengungsian korban gempa Halmahera, di Gane Luar, Halmahera Selatan, Kamis (18/7/2019).

Terdapat dua titik tempat pengungsian yang sempat dikunjunginya, yakni Saketa di Kecamatan Gane Barat dan, Gane Luar yang merupakan daerah yang terparah terdampak gempa. Tiba di Gane Luar, Mensos disambut ratusan pengungsi, para pengungsi berlari menyongsongnya. Mereka senang sebab kedatangan Mensos dipastikan membawa langsung bantuan makanan, bantuan untuk anak,  serta balita.

"Perhatian pemda tidak ada baik provinsi maupun kabupaten. Padahal waktu pilkada datang berkali-kali minta dukungan. Tapi saat keadaan kami seperti ini, perhatian mereka mana?” kata Yuminga, seorang ibu, sambil memeluk bayi yang tertidur di pangkuannya. Agus Gumiwang dengan sabar mendengar setiap keluhan warga, yang merasakan hidup mereka seakan tidak ada yang perhatikan

“Bapak dan ibu tidak sendirian. Ada kami bersama kalian semua. Saya selaku Menteri Sosial, Pak Doni Kepala BNPB, pak Gubernur dan bupati, semuanya memperhatikan seluruh korban. Buktinya saya bersama Pak Doni dan Pak Gubernur sekarang ada di sini sekaligus membawa bantuan,” jelas Mensos.

Dia memberi penjelasan, keterlambatan menyalurkan bantuan akibat jalur transportasi yang sangat tidak mendukung. "Kami bahkan menawarkan ongkos dan biaya angkut sampai dua kali lipat. Tapi, kapal pengangkutnya yang belum berani. Karena keadaan cuaca yang sangat tidak mendukung," jelas Mensos.

Mensos memastikan bantuan akan tiba dalam tempo sehari ke depan. Untuk memastikan penanganan akibat bencana dapat dilaksanakan dengan baik dan terkoordinasi oleh seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Halsel, Pemkab Halsel telah menetapkan status keadaan darurat selama 7 hari.

Gubernur Maluku Utara Gani Kasuba menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial yang dengan cepat memerintahkan jajarannya untuk mengirimkan bantuan khususnya bagi para korban pengungsian. “Terima kasih Pak Menteri Sosial,” ucap Gani Kasuba saat melepas kepulangan Mensos dan rombongan di Bandara Labuha.

Total bantuan dari Kemensos senilai Rp.1.396.172.490, dengan rincian ; 1. Bantuan logistik Rp.506.172.000 2. Bantuan paket sembako 1200 Paket Rp.300.000.000 3. Bantuan Alat kebersihan Rp.500.000.0000. 4. Bantuan santunan ahli waris korban meninggal Rp.90.000.000

Mensos  juga mempertimbangkan untuk menambah bantuan, tentu setelah melakukan pendataan kebutuhan mendesak. Mensos juga mengapresiasi dengan tinggi atas kerja sama BNPB.

“Kolaborasi Kemensos dan BNPB ke depan akan terus ditingkatkan. Sebab pada dasarnya kedua Instsitusi ini diberi peran lebih dalam penanganan bencana dan dampaknya di seluruh Indonesia,” kata Kepala Biro Humas Kemensos Sonny W Manalu.

Selain Sonny W Manalu, turut mendampingi Mensos dalam kunjungannya di Halmahera Selatan, Inspektur Jenderal Kemensos Dadang Iskandar, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Staf Khusus Menteri Febri Hendri, dan beberapa Pejabat Eselon II dan Eselon III.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto