logo

Wujudkan Ketahanan Keluarga, Wali Kota Depok Buka Sekolah Ayah Bunda

Wujudkan Ketahanan Keluarga, Wali Kota Depok Buka Sekolah Ayah Bunda

Wali Kota Depok Mohammad Idris (dua dari kiri) di acara pembukaan sekolah ayah bunda
16 Juli 2019 23:35 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Wali Kota Depok Mohammad Idris meresmikan Sekolah Ayah Bunda, Selasa (16/7/2019). Pembentukan sekolah ini sebagai upaya pemerintah mencegah terjadinya kekerasan anak, dan mewujudkan Kota Ramah Keluarga.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan bahwa anak menjadi bagian penting dalam rumah tangga, dan menjadi aset bangsa yang berharga.

Oleh sebab itu, tuturnya, menjadi tugas orangtua dalam hal ini ayah bunda, untuk senantiasa memberi perhatian kepada anak. Di tengah kesibukan orangtua, ujarnya, tidak bisa jadi alasan tidak ada waktu untuk membina keluarga.

“Kehebatan suatu bangsa dimulai dari unit terkecil keluarga. Saat keluarga sudah kokoh maka bisa menjadi solusi dari permasalahan bangsa,” ucap Wali Kota.

Sekolah Ayah Bunda ini, ujarnya, merupakan sarana pembelajaran dalam mengelola keluarga. Direncanakan penyelenggaraan kegiatan sekolah ini dalam beberapa gelombang.

Peserta gelombang pertama akan dibuka untuk 25 pasang ayah dan bunda dengan usia di bawah 45 tahun. Mereka akan mendapat pembekalan dari psikolog, pakar parenting, hingga tokoh ayah nasional seperti ayah Irwan Rinaldi.

Selain itu, ucap Wali Kota,  peserta juga akan diberikan kesempatan berbagi pengalaman dalam mengasuh anak.

"Warga yang ingin ikut sekolah ini tidak dipungut biaya karena dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok," kata Idris.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok Nessi Annisa Handari lebih lanjut menuturkan, program Sekolah Ayah Bunda akan memberikan enam kali sesi pertemuan. Adapun kurikulum materi yang disusun bagi ayah yaitu ayah pemimpin keluarga, ayahku idolaku, enterpreneurship dalam keluarga.

Kemudian, untuk materi bagi bunda yaitu bunda bahagia keluarga bahagia, bunda dokter di rumah, rumah rapi, dan menyusun menu sehat dan bergizi.

“Kami juga sudah menyiapkan berbagai materi parenting atau seputar pengasuhan anak. Materinya antara lain mengenal tahap-tahap tumbuh kembang anak, mendengar dan bicara praktik pengasuhan, atau penguatan konsep diri anak,” ujarnya.

.Sementara itu Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok Hj. Elly Farida mengatakan, adanya sekolah tersebut merupakan ikhtiar bersama seiring dengan langkah lainnya dalam menjaga keutuhan keluarga di Kota Depok.

“Berbagai upaya promotif, edukatif, hingga kuratif lewat lembaga P2TP2A sudah kami lakukan. Semua demi anak-anak Depok dan kuatnya pertahanan keluarga di Kota Depok,” ucapnya.***

Editor : B Sadono Priyo