logo

Jenderal Hendardji Dan KSBN Hipnotis Publik Maroko Melalui Pentas Seni Wayang Orang

Jenderal Hendardji Dan KSBN Hipnotis Publik Maroko Melalui Pentas Seni Wayang Orang

14 Juli 2019 00:33 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - RABAT: Publik yang memadati panggung outdoor Oudayas, Kota Rabat, Maroko pada Senin (8/7/2019) terhenyak dan kagum saat 19 anggota Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) secara apik menampilkan perfomance tari saat pertunjukkan seni wayang orang bertajuk Srikandi Mustokoweni.

Penampilan duta seni tari kebanggaan bangsa ini merupakan perfomance seni wayang orang kedua yang tampil di depan publik Maroko setelah sebelumnya menampilkan cerita wayang Ramayana.

Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji mengaku sangat bangga dengan penampilan timnya. Terlebih sambutan dan antusiasme penonton yang menyaksikan pertunjukan seni wayang Srikandi Mustokoweni tersebut sangat antusias sekali pun komunikasi yang disampaikan penari dalam sendra tari ini dalam bahasa Jawa.

“Kami sangat senang dan bangga atas apresiasi yang begitu antusias dari masyarakat Maroko. Mungkin penontonnya bisa mencapai 2.000 orang,” ujar Hendardji dalam sambungan telepon, Sabtu (13/7/2019).

Tak hanya penonton, Duta Besar RI untuk Maroko merangkap Mauritania dan berkedudukan di Rabat, Hasrul Azwar, serta seluruh tamu undangan pun memberikan apresiasi tinggi atas penampilan KSBN.

Dubes Hasrul Azwar yang sebelumnya dikenal sebagai Legislator Senayan bersama masyarakat Maroko sangat menikmati performa para awak KSBN yang begitu menjiwai cerita putri dari Kerajaan Imaimantaka tersebut.

“Bapak Dubes RI dan seluruh undangan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kebudayaan nusantara. Sungguh, kami merasa terhormat dengan penyambutan seperti itu dan memberikan motivasi kepada KSBN untuk terus berkarya dan memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara,” ujar Hendardji yang juga Ketum Pawon Semar (Paguyuban Wong Semarang) ini.

Salah satu pemain, Yekti Tri Wahyuni, juga mengaku bangga dengan penampilan tim, mampu memberikan kepuasan kepada penonton. Apalagi, kata dia, pesan yang disampaikan dalam cerita Srikandi Mustokoweni tersebut memang sangat penting, yakni merajut perdamaian yang dibangun dengan kekuatan cinta kepada sesama.

“Kami senang bisa memberikan kontribusi positif bagi dunia internasional melalui seni budaya wayang. Dan kami juga bangga melihat sambutan penonton yang sangat antusias dengan penampilan kami,” ujar Nuniek, panggilan Yekti, yang juga Bendahara Umum KSBN.

Yang jelas, upaya KSBN mempromosikan seni budaya Nusantara itu akan terus dilakukannya. Bahkan, setelah Maroko, organisasi perkumpulan seni budaya Indonesia tersebut akan kembali melakukan lawatan lanjutan misi budaya ke Mesir, September nanti.

Behkan pada Oktober nanti KSBN berencana menembus Benua Eropa, tepatnya negeri pecahan Yugoslavia, yakni Kroasia melalui aksi seni dan budayanya dalam sebuah acara Resepsi Diplomatik di Zagreb, Ibu Kota Kroasia.

Sebelum itu, KSBN juga telah menjajal Aljazair dalam Festival Soekarno. Bahkan, di Aljir, selain menampilkan tari-tarian daerah, mereka juga mementaskan Sosio Drama Soekarno yang menceritakan perjalanan sejarah Soekarno.

“Seperti halnya di Maroko, sambutan di Aljazair pun sangat luar biasa. Itu yang membuat kami makin termotivasi untuk terus mempromosikan seni budaya ke mancanegara tanpa lelah,” ujar mantan Danpuspom TNI AD ini.

Saudara kandung Jaksa Agung era Pemerintahan SBY, Hendarman Soepandji ini menegaskan, semua yang dilakukan bersama tim terbaiknta itu dilakukan demi kecintaannya terhadap budaya leluhur bangsa yang harus dijaga, dilestarikan, dikembangkan serta diviralkan ke masyarakat luas.

Apalagi, saat ini sudah ada UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang patut dikawal.

“Lewat kegiatan tour jelajah dunia melalui seni budaya inilah, kami berusaha membantu pemerintah sekarang dan lanjut kembali pemerintahan Jokowi-Amin untuk terus mengawal UU Nomor 5 Tahun 2017. Sebab, kami juga ingin berkontribusi positif untuk bangsa lewat seni dan budaya,” tegas Hendardji***