logo

Seludupkan Benih Lobster, 4 WN Singapura Diringkus Bareskrim

Seludupkan Benih Lobster, 4 WN Singapura Diringkus Bareskrim

Istimewa
11 Juli 2019 17:37 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Nekad selundupkan benih lobster, empat warga negara Singapura ditangkap Tim Mabes Polri.

"Kasusnya ditangani Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Keempat tersangka yaitu  menangkap 4 tersangka A, H alias A, BC dan TCYK," kata Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Kombes Parlindungan Silitonga di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (11/7/2019).

Penyelundupan terungkap berawal ketika petugas dapat informasi akan adanya perdagangan benih lobster dari Bengkulu menuju Singapura pada 1 Juli 2019 lalu. Benih hendak dikirim lewat jalur Jambi menuju Batam sebelum dibawa ke Singapura.
Kemudian petugas melakukan pengecekan dijalur tersebut  bekerja sama dengan BKIPM ( Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) Jambi.

Dari informasi itu petugas turun ke lokasi sasaran. Pada 2 Juli, petugas yang telah tiba di Jambi mengamati kedatangan pelaku. Sehari kemudian, sekitar pukul 00.15 WIB, dua unit kendaraan minibus yang mengangkut benis lobster dihentikan petugas.

Petugas kemudian berhasil menemukan benih lobster sebanyak 113.412 ekor dengan nilai Rp 37 miliar.

Keempatnya tersangkan mempunyai peran berbeda-beda. Tersangka A, H, dan BC sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Sedangkan TCYK berperan sebagai pemodal atau pembeli lobster.

Atas perbutannya pelaku terpaksa mendekam dibalik jeruji besi. Mereka dikenakan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar