logo

BMKG Ingatkan Perairan Selatan Jateng Masih Diintai Gelombang Tinggi

   BMKG Ingatkan Perairan Selatan Jateng Masih Diintai Gelombang Tinggi

Foto Ilustrasi
16 Juni 2019 14:27 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Gelombang laut setinggi hingga empat meter masih akan mengancam beberapa perairan di selatan Jateng. Oleh karena itu, semua aktivitas pelayaran diminta tetap waspada dan selalu berhati-hati.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap, kembali merilis informasi peringatan dini gelombang tinggi. Peringatan tersebut berlaku sejak 16 sampai 19 Juni 2019 pukul 07.00 WIB.

"Ada pola sirkulasi angin di Perairan Kalimantan Barat dan Papua Barat. Pola angin di wilayah utara ekuator pada umumnya dari selatan sampai barat dengan kecepatan 4 - 20 knot. Sedang di wilayah selatan ekuator pada umumnya dari timur — tenggara dengan kecepatan 4 - 25 knot," kata prakirawan BMKG, Feriharti Nugrohowati, Minggu (16/6/2019).

Disebutkan, lecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Maluku, Perairan Halmahera, Perairan Sorong — Raja Ampat, Perairan utara Papua Barat hingga Papua dan Laut Arafuru. Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan tinggi gelombang.

"Tinggi gelombang antara 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, perairan selatan Yogyakarta, Samudra Hindia Selatan Cilacap, Samudra Hindia Selatan Kebumen, Samudra Hindia Selatan Purworejo, dan Samudra Hindia Selatan Yogyakarta," tuturnya.

Semua pihak, harus memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter).***

Editor : Yon Parjiyono