logo

PKS Kabupaten Bekasi Tentukan Kapasitas Pimpinan DPRD Mulai Dari Senioritas Hingga Manajerial

PKS Kabupaten Bekasi Tentukan Kapasitas Pimpinan DPRD Mulai Dari Senioritas Hingga Manajerial

Ketua Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhamad Nuh. (Foti: Dharma/suarakarya.id).
16 Juni 2019 10:10 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG: Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhamad Nuh tak ingin menyebut dirinya akan berpeluag menempati jabatan sebagai wakil ketua pimpinan di DPRD Kabupaten Bekasi.

"PKS sendiri memiliki mekanisme untuk menseleksi siapa yang pantas menjabat sebagai wakil pimpinan di DPRD," ujar Nuh kepada suarakarya.id, di Cikarang, Minggu (16/5/2019).

Pastinya, kata Nuh, ada pertimbangan di PKS dalam menentukan wakil pimpinan DPRD.

"Pertimbangan kita masalah senioritas, memiliki kemampuan manajerial dan sebagainya. Tapi semuanya secara umum dari 10 nama itu," jelasnya.

Ia mengatakan, PKS akan menempatkan kadernya di dalam posisi suatu jabatan secara profesional. Tujuannya, agar kesepuluh orang di DPRD dapat bekerja secara maksimal.

"Kita akan menanyakan masing-masing dari 10 anggota dewan nanti kecenderungannya apa dan dimana. Karena kita ingin setiap orang dari anggota dewan nantinya bekerja secara optimal. Disebabkan karena mereka menguasai bidang yang diminati," jelas Nuh.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi adalah partai pemenang kedua dengan perolehan kursi sebanyak 10 orang dari partai Gerindra yang memiliki 12 kursi.

Fraksi PKS akan mendampingi Gerindra di puncuk pimpinan di DPRD Kabupaten Bekasi. Disamping itu juga PKS dan Gerindra merupakan partai koalisi yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ***


 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto