logo

KKP Apresiasi Penerapan Prinsip Berkelanjutan Budidaya Nila

KKP  Apresiasi Penerapan Prinsip Berkelanjutan Budidaya Nila

Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto. (foto, ist)
15 Juni 2019 23:52 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengapresiasi komitmen penerapan budidaya berkelanjutan, dalam meningkatkan produksi ikan nila nasional oleh perusahaan Regal Springs Indonesia (RSI).

Dengan begitu, manfaat sebesar-besarnya dan berkesinambungan bagi ekonomi masyarakat benar-benar dapat dirasakan. KKP berharap komitmen tersebut juga dapat dilakukan oleh seluruh perusahaan swasta maupun masyarakat yang melakukan usaha budidaya ikan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menyampaikan hal tersebut, dalam keterangan pers sesaat setelah mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, memberikan sambutan dalam peluncuran merek “Regal Spring Indonesia” dan Program “Kami Peduli” di Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Apresiasi tersebut merujuk kepada keberhasilan RSI, yang menjadi produsen tilapia/nila terbesar di dunia. Sekaligus, mampu menerapkan secara penuh prinsip-prinsip cara budidaya ikan yang baik (CBIB), pengolahan limbah dan peningkatan nilai tambah dalam budidaya nila dengan KJA di Danau Toba, Sumatera Utara dan daerah lainnya di Indonesia melalui anak usahanya PT Aquafarm Nusantara.

Atas keberhasilan itu RSI berhasil mengantongi sertikasi Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan Best Aquaculture Practice (BAP). Sehingga, produknya dapat di ekspor ke pasar internasional seperti Amerika Serikat, Jepang, Eropa dan Australia.

Selain itu, secara ekonomi RSI telah berhasil menciptakan lapangan kerja di Indonesia. "Kami menyadari kualitas produk tilapia premium dengan sertifikasi dan standar internasional yang dihasilkan oleh PT Aquafarm dapat menjadi contoh yang baik. Untuk menjamin keberterimaan produk ikan Indonesia di pasar Internasional”, ungkap Dirjen Perikanan Budidaya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH