logo

Pemprov Papua Barat Dorong Pengembangan 10 Lapter Dan Bandara

Pemprov Papua Barat Dorong Pengembangan 10 Lapter Dan Bandara

15 Juni 2019 19:35 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MANOKWARI: Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong pengembangan 10 lapangan terbang (Lapter) dan bandar udara (Bandara) untuk memacu pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi lainya.

Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Agustinus Kadakolo di Manokwari, Sabtu 15/6/2019), mengatakan,  saat ini pihaknya sedang mempersiapkan peraturan gubernur sebagai landasan hukum untuk pengalokasian anggaran.

"Tahun ini kita siapkan Pergubnya, untuk 2020 mudah-mudahan kita sudah bisa melaksanakan program fisik," kata Agustinus.

Lapangan terbang dan Bandara yang didorong untuk dikembangkan itu antara lain Bandara Manokwari, pembangunan Bandara baru di Teluk Wondama, Bandara Torea Fakfak, lapangan terbang di Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan dan Bandara Misol Raja Ampat.

Menurutnya, daerah-daerah tersebut memiliki potensi stragetis baik dibidang pariwisata, ekonomi maupun potensi lainya.

Untuk Bandara Manokwari kegiatan pembangunan fisik sudah dimulai pada tahun 2018. Tahun lalu Pemprov mengalokasikan anggaran untuk memasang tiang pancang jembatan yang nantinya akan menjadi lokasi perpanjangan landasan pacu Bandara.

Tahun ini, Pemprov belum mengalokasikan anggaran karena masih menunggu regulasi.

"Itu belum selesai 100 persen karena tahun 2018 waktunya mepet. Kita akan lanjutkan tahun 2020," ujarnya.

Di Peggunungan Arfak, pemerintah provinsi juga mendorong agar landasan pacu lapangan terbang di Anggi diperpanjang. Itu dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan pesawat di daerah tersebut.

"Untuk Teluk Wondama, akan dibangun Bandara baru karena Bandara lama dinilai tidak layak karena berada ditengah pemukiman warga," kata dia.

Pemkab Wondama saat ini sedang berupaya untuk menuntaskan proses pembabasan lahan. Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan rencana induk pengembangan bandara baru ini pun sudah tuntas.

"Kemungkinan tahun depan sudah bisa pembersihan lahan. Semoga berjalan lancar sehingga Wondama segera memiliki Bandara yang lebih layak untuk mendukung pengembangan pariwisata," kata dia.

Proses serupa juga sedang dilaksanakan Pemkab Raja Ampat. Pemerintah daerah kini sedang memfinalisasi proses pembebasan lahan yang nanti akan menjadi lokasi pembangunan Bandara. ***

Editor : Pudja Rukmana