logo

Giliran Rekan Indonesia Sarankan Kepada Gubernur Anies Segera Copot Semua Pejabat Ahokers

Giliran Rekan Indonesia Sarankan Kepada Gubernur Anies Segera Copot Semua Pejabat Ahokers

Ketua LSM Rekan Indonesia, Agung Nugroho ( samping kanan Gubernur Anies Baswedan) dalam sebuah pertemuan di Jakarta.
15 Juni 2019 10:59 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ada dua kasus yang menjadi sorotan publik terjadi beberapa hari terakhir ini di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang merugikan citra baik Gubernur Anies Baswedan.

Pertama, kasus undangan muslimat HTI, kedua, soal keluarnya IMB di Pulau D kawasan reklamasi di teluk Jakarta.

Dari dua kasus tersebut jelas itu adalah permainan jahat ahokers yang masih duduk sebagai pejabat-pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sebab, sangatlah aneh sekelas pejabat tidak memahami bahwa HTI sudah resmi dibubarkan oleh pemerintah, dan lebih aneh lagi ketika mengeluarkan IMB lahan reklamasi tanpa sepengetahuan gubernur.

Tujuan dari dua kasus tersebut adalah menggiring gubernur terus berada di zona tidak nyaman dengan keluarnya kebijakan- kebijakan yang menimbulkan kontroversi di publik.

Sehingga gubernur akan terus menuai kritik dan membuat citranya buruk di mata publik Jakarta. Hal itu tegaskan Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan), Agung Nugroho, di Jakarta, Sabtu (15/6/2019) pagi.

Agung menjelaskan bahwa dirinya sudah mengingatkan kepada Anies- Sandi saat baru dua minggu dilantik, bahwa ada upaya Ahokers melakukan penggembosan melalui kebijakan di dinas- dinas dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Saat itu yang paling terendus adalah di dinas kesehatan (dinkes).

"Rekan Indonesia saat kampanye pilgub DKI lalu berhadapan dengan dinkes DKI yang loyalis Ahok. Pada saat Rekan Indonesia secara terbuka mendukung Anies Sandi pada putaran kedua, langsung semua akses yang bisa menolong nyawa rakyat Jakarta diblok oleh Dinkes DKI" kata Agung kepada Suarakarya.Id.

Seperti diketahui, Rekan Indonesia pada kampanye kedua putaran pertama di pilgub DKI lalu menyabangi rumah Anies Baswedan di Lebak Bulus untuk menyatakan dukungannya secara terbuka.

Masih menurut Agung, sekarang kembali kebijakan kontroversi yang dikeluarkan dinas menimbulkan polemik yang berujung fitnah dan bertendensi pembunuhan karakter terhadap sosok Anies.

Agung berharap, Anies segera melakukan evaluasi dan sadar bahwa dirinya tanpa sadar berada dalam lingkaran kekuatan lama yang solid dan terkonsolidasi yang siap kapanpun akan terus menggiringnya ke ranah polemik publik terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh ahoker yang menjabat di dinas-dinas.

"Saya sarankan agar Pak Gubernur Anies segera mencopot semua pejabat Ahoker yang berpotensi menjatuhkan citranya," kata Agung menegaskan.

Sebelumnya, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M Rico Sinaga juga menyarankan agar Gubernur Anies mencopot pejabat-pejabat Ahoker, karena mereka membahayakan terhadap kinerja dan citra gubernur.

Editor : Yon Parjiyono