logo

Ribuan Warga Konawe Utara Masih Di Lokasi Pengungsian

Ribuan Warga Konawe Utara Masih Di Lokasi Pengungsian

Warga pengungsi. (foto, ist)
13 Juni 2019 20:32 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - KONAWE UTARA, SULTRA: Banjir yang melanda daerah Konawe Utara dalam sepekan terakhir ini, mengakibatkan ribuan jiwa warga kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut, bertahan di lokasi pengungsian. Sedikitnya 1.638 kepala keluarga atau 5.888 jiwa warga masih bertahan di tempat-tempat pengungsian menyusul musibah banjir itu..

Bupati Konawe Utara Ruksamin, di rumah dinas yang difungsikan sebagai posko, di Konawe Utara, Kamis 13/6/2019) mengatakan, mereka tersebar di enam kecamatan yang terdampak banjir.

"Kami sudah mengirimkan bantuan kepada warga yang terkena musibah. Sudah didirikan dapur-dapur umum di sekitar lokasi pengungsian," jelasnya.

Kalau ada lokasi pengungsian yang belum ada dapur umum, imbuhnya, petugas akan mengirimkan bantuan itu ke lokasi pengungsian itu. Disebutkan ada dua desa yang belum terjamah bantuan yaitu Desa Tambagua di Kecamatan Landawe dan Desa Pambale Utama di Kecamatan Lubirano.

"Tetapi hari ini (Kamis, 13/6) akan kita kirimkan bantuan kepada warga di dua desa tersebut. Tentu saja bantuan itu kita kirimkan melalui udara dengan helikopter," ungkapnya.

Bantuan yang sangat dibutuhkan warga saat ini, kata dia, adalah bahan makanan, tikar, dan obat-obatan karena berdasarkan informasi sudah ada warga yang terserang gatal-gatal.

Sementara itu, warga di Kelurahan Andowia Kecamatan Andowia lebih memilih tinggal di tempat atau rumah saudara yang aman. "Warga korban banjir di sini lebih banyak mengungsi di rumah-rumah saudaranya yang lebih aman. Mereka tidak tinggal di tenda pengungsian," kata Rizal (33) warga setempat.

Menurut dia, kalau siang hari mereka membersihkan rumah dan perabot rumah tangganya, kalau malam ke rumah saudaranya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH