logo

Wali Kota Depok Ingatkan Pendatang Baru Segera Urus SKTT

Wali Kota Depok Ingatkan Pendatang Baru Segera Urus SKTT

Bus-bus angkutan Lebaran di Terminal Jatijajar, Kota Depok, Jawa Barat
10 Juni 2019 15:54 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Para pendatang baru di Kota Depok, Jawa Barat, agsr segera mengurus administrasi kependudukan, dengan melaporkan diri ke pengurus RT/RW setempat dan membuat Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT).

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Depok Mohammad Idris seusai memimpin apel di Balai Kota, Senin (10/6/2019). Dengan melaporkan diri secara resmi, ujarnya, akan memudahkan petugas dalam melakukan pendataan.

“Bagi warga baru kita minta mereka untuk mematuhi peraturan yang ada, dengan membuat SKTT di kelurahan setempat. SKTT berlaku selama enam bulan,” tutur Idris didampingi Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna..

Lebih lanjut, kata Mohammad Idris, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok No 10 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, warga pendatang baru nonpermanen yang menetap di Kota Depok lebih dari 14 hari wajib memiliki SKTT.

“Kalau ada warga pendatang baru yang tidak mematuhinya, kita akan kenakan sanksi hingga pemulangan ke daerah asalnya,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi pendatang baru, ujarnya, petugas dari sejumlah instansi terkait telah menginspeksi secara mendadak (sidak) ke sejumlah titik. Sidak tersebut guna mendata kelengkapan administrasi kependudukan warga pendatang baru.

“Sejak kemarin kita sudah melakukan inspeksi ke sejumlah titik kedatangan warga baru. Kalau yang tidak ber-KTP akan didata, serta dilakukan tindak pidana ringan (tipiring),” kata Wali Kota.***