logo

Menkes Tinjau Fasilitas Kesehatan Arus Nalik

Menkes Tinjau Fasilitas Kesehatan Arus Nalik

Menkes Nila Moeloek., (foto, ist)
09 Juni 2019 02:05 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Tinjau arus balik Lebaran 2019 di sepanjang jalur Pulau Jawa mulai dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang tersedia.

Siaran pers Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/6/2019) mengungkapkan, Menkes memantau arus balik di daerah Madiun, Ngawi, Semarang, Brebes, serta Cirebon pada 8-9 Juni 2019.

Disebutkannya, untuk wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) tersedia 888 Puskesmas, 266 Rumah Sakit, 280 Pos Pam, 203 klinik, serta 16 Public Safety Center (PSC) Kemenkes. "Siap untuk pelayanan arus balik," ucapnya.

Untuk wilayah Jatim, dikemukakannya, sampai 6 Juni 2019 tercatat, jumlah korban kecelakaan lalu lintas tahun ini mencapai 862 orang dengan angka tertinggi di Kota Ngawi. Jika dibanding tahun 2018, jumlah tersebut menurun 50,7 persen, karena tahun sebelumnya sebanyak 1.700 orang.

Jumlah korban meninggal tahun 2019 sebanyak 24 orang dengan data paling tinggi di Kota Blitar serta Tuban. Angka ini turun 36,3 persen dibanding tahun 2018 yang sebanyak 66 oran. Jumlah korban luka berat juga mengalami penurunan 51,8 persen, dari 430 orang di tahun 2018 menjadi 223 orang di tahun 2019. Sementara, korban luka ringan dari 1.872 di tahun 2018 menjadi 887 orang di tahun 2019 atau turun 47,4 persen. 

Sementara itu, untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng) tersedia fasilitas 154 Puskesmas, 136 Rumah Sakit, 225 pos kesehatan, 468 ambulans roda empat, 53 ambulans roda dua, serta 35 PSC Kemenkes. Tenaga medis yang bersiaga terdiri dari 1.123 dokter, 4.759 perawat, 2.554 pengemudi dan tenaga lainnya.

Data juga menyebutkan, jumlah pemudik yang mendapat pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 242 orang di pos kesehatan, 238 orang di Puskesmas, 258 orang di RS, dan 68 orang di PSC. Di wilayah Jateng, dibanding tahun lalu, jumlah kecelakaan menurun 33,1 persen. Jumlah korban meninggal turun 43,2 persen; korban luka berat turun 23 persen dan korban luka ringan pun turun sebesar 54,8 persen. 

Sedangkan, di Jawa Barat (Jabar) fasilitas kesehatan yang tersedia yaitu 654 puskesmas, 345 rumah sakit, 315 pos kesehatan, 705 ambulans roda empat, 18 ambulans roda dua, 11 PSC, serta tenaga medis yang tersedia yaitu 1.123 dokter, 4.759 perawat, 2.554 pengemudi dan tenaga lainnya.

Data jumlah pemudik yang mendapat pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 818 orang di pos kesehatan, 968 orang di puskesmas, dan 298 orang di RS. Sama halnya dengan di Jatim dan Jateng, laporan kecelakaan lalu lintas tahun 2019 turun 57,2 persen dibanding tahun lalu. Demikian pula dengan jumlah korban meninggal turun 86,6 persen, korban luka berat turun 17,6 persen, serta korban luka ringan turun 63,2 persen.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto