logo

Menhub: Tidak Boleh Ada Penumpang Berangkat Tanpa Masuk Manifes

Menhub: Tidak Boleh Ada Penumpang Berangkat Tanpa Masuk Manifes

Menhub Budi Karya Sumadi. (foto, ist)
07 Juni 2019 17:43 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Bertujuan memastikan manajemen pelayanan dan keselamatan pelayaran rakyat di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, yang pada masa libur Lebaran ini dipadati penumpang dapat berjalan dengan baik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan ke Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (7/6/2019).

“Hari ini saya memastikan agar semua manajemen pengelolaan Pelabuhan Kaliadem ini berlangsung dengan baik. Over all ada suatu persiapan yang relatif baik, tadi saya cek. Jadi kalau mau berjalan dengan baik itu sederhana, kuncinya adalah dilakukan secara konsisten. Karena kalau konsistensi itu tidak ada, akan percuma,” tuturnya.

Menhub mengecek kelengkapan surat-surat kapal, kelengkapan alat-alat keselamatan di dalam kapal, kesesuaian data manifest kapal, serta kelengkapan surat nakhoda dan awak kapal. Beberapa hal yang menjadi catatan penting adalah masalah manifest penumpang dan sistem ticketing kapal.

Terkait manifes, Menhub menekankan tidak boleh ada penumpang yang berangkat tanpa masuk manifes, karena manifes tersebut akan dicocokkan dengan kemampuan kapal. "Tidak boleh ada kapal yang melebihi kapasitas," ujarnya.

Dikemukakannya, prosedur tersebut adalah prosedur baku. Karenanya, Kepala pelabuhan dan semua petugas diminta melakukan proses yang namanya membuat manifes, dan mengecek di kapal. Apakah memang sudah benar.

Ada manifes, ujarnya, tapi tidak di cek di kapal juga salah. Ini yang sering terjadi, bisa saja jumlahnya jadi bertambah. "Saya memastikan bahwa tidak boleh ada kapal yang melebihi kapasitas, tidak boleh ada penumpang yang berangkat tanpa masuk manifes,” kata dia.

Menhub juga minta sebelum kapal diberangkatkan, agar koordinasi dengan stakeholder terkait. Seperti Kepolisian, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub. "Lakukan itu secara konsisten," ucapnya.

Menhub juga mengkritisi sistem ticketing kapal yang masih bersifat tradisional, yakni membeli langsung di pelabuhan. Karenanya, dia menghimbau kepada pengelola agar sistem ini diperbaiki dengan cara menjual tiket secara online.

Penjualan tiket secara online juga akan memudahkan pencatatan manifes dan pengecekan penumpang.

Editor : Gungde Ariwangsa SH