logo

Peran Ponpes Memberdayakan Masyarakat Desa Telah Terbukti

Peran Ponpes Memberdayakan Masyarakat Desa Telah Terbukti

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi. (foto, ist)
03 Juni 2019 01:02 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JOMBANG: Peranan pondok pesantren (Ponpes) telah terbukti dalam berbagai kegiatan pondok pesantren, output dari para alumni yang berperan aktif di tengah-tengah masyarakat sesuai profesi yang mereka miliki. Baik sebagai guru ngaji, pamong desa, maupun tokoh lokal lainnya yang tersebar di desa-desa.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Anwar Sanusi, dalam kegiatan pembagian paket sembako gratis kepada masyarakat desa yang kurang mampu, di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Jombang, Jawa Timur Minggu (2/6/2019).

Untuk itu, dia mengapresiasi peranan pondok pesantren atas kontribusi dan partisipasinya. Dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

"Pertemuan masyarakat di tempat ini (Pondok Pesantren Denanyar) menjadi bukti nyata adanya kontribusi dan peran nyata pondok pesantren di tengah-tengah masyarakat," tutur dia.

Pada kesempatan itu, Sekhen Kemendes PDTT juga mengingatkan pada para pemangku kepentingan Desa, agar memanfaatkan Dana Desa yang telah diterima selama 4 tahun ini secara optimal. Baik dalam konteks pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sehingga dapat mempercepat tercapainya Desa maju, mandiri, serta sejahtera.

Kemendes PDTT bekerja sama dengan Perum Bulog, BRI dan Pemkab Jombang menggelar kegiatan pembagian paket sembako gratis, pada masyarakat desa yang kurang mampu di sekitar Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Jombang.

Kegiatan bertajuk "Berbagi di Bulan Suci" tersebut dihadiri Pemda, Dinas PMD, camat, kades, dan 500 perwakilan masyarakat penerima bantuan paket sembako yang ditempatkan di Pondok Pesantren. Sedikitnya 3.000 paket sembako yang dibagikan, berisi beras premium 5 kg, minyak goreng 2 liter, serta gula pasir 2 kg.

Editor : Markon Piliang