logo

Juni 2019, Jumlah KPM- BPNT Bertambah Sebanyak 2,7 Juta

Juni 2019, Jumlah KPM- BPNT Bertambah Sebanyak 2,7 Juta

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita. (foto,ones)
28 Mei 2019 02:03 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Juni 2019, ada kenaikan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 2,7 juta. Dengan demikian, total jumlah KPM BPNT menjadi berjumlah 12,4 juta orang.

Kepastian kenaikan itu menyusul, usai pemerintah menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Menteri. Untuk memantapkan pelaksanaan program bantuan sosial pangan tahun 2019 dan kartu sembako murah.

Konsekwensi penambahan jumlah KPM adalah juga adanya penambahan volume beras sebagai item bantuan. Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, usai rakor, di kantor Kemensos, di Jakarta, Senin (27/5/2019) berharap sebanyak 70 persen beras yang disiapkan di E-Warong dapat disediakan oleh Bulog.

"Saat ini beras dari Bulog yang dipasok untuk KPM sudah 47 persen melalui E-Warong, sementara sisanya berasal dari petani dan pedagang lokal,” ujarnya.

Rakor dipimpin Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Selain Mensos, hadir pula sejumlah menteri lain, di antaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani indrawati, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Terkait penyediaan beras, Mensos menyatakan telah disinergikan antara tiga instansi, yakni Kementerian Sosial, Bulog sebagai supply manager dan Kementerian BUMN. Menurut dia, beras yang nanti dibeli KPM tidak hanya ramah di kantong tetapi juga berkualitas baik.

“Program BPNT memberi keleluasaan bagi para KPM, agar bisa membeli beras atau telur jenis apapun," kata dia. Ke depan, Mensos menambahkan, barang yang dibeli tidak sebatas beras dan telur tapi juga item lain. Agar ada diversifikasi dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga KPM.

Editor : Gungde Ariwangsa SH