logo

Elit Diamankan , PMJ Dalami Temuan Ambulance Gerindra

 Elit Diamankan , PMJ Dalami Temuan Ambulance Gerindra

Ist
23 Mei 2019 23:08 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Polda Metro Jaya  amankan lima orang tersangka yang berasal dari luar Jakarta terkait mobil ambulance Gerindra yang berisi batu di kawasan Sabang, Jakarta Pusat.

Kelima orang yang diamankan tersebut ialah Yayan (59) sebagai sopir, Obby Nugraha alias Obby (33) sebagai wakil sekretaris DPC Gerindra Tasikmalaya dan Iskandar Hamid (70) sebagai sekretaris DPC Gerindra Tasikmalaya serta dua simpatisan yakni Syamrosa (57) dan Surya Gemra Cibro (74).

Saat diinterogasi, para pelaku mengaku tidak mengetahui asal batu tersebut. “Dari hasil pemeriksaan juga bahwa yang bersangkutan ini katanya nggak tahu ada batu di dalam mobil,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Di medsos, beredar video pengakuan sopir ambulance. Selengkapnya

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya nama Yayan dari sopir Gerindra diperintahkan untuk ke kantor pusat di Jalan HOS Tjokrominoto.

Dari situ, saya langsung ke Bawaslu. Habis itu setelah diperiksa sama bapak polisi, ditemukan adanya batu dan tidak ada alat medis di dalam kendaraan saya sebagai sopir

Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Lebih lanjut Argo  mengatakan bahwa pihaknya masih terus mendalami keterangan dari ketiga pelaku yang membawa mobil dari luar Jakarta, sementara dua pelaku lainnya merupakan simpatisan Gerindra dari Riau yang ikut menaiki mobil ambulance tersebut.


Ambulance yang berangkat dari Tasikmalaya pada Selasa (21/5/2019) malam itu dikirim ke Jakarta atas perintah Ketua DPC Gerindra Tasikmalaya. Selanjutnya, ambulance yang tiba di Jakarta itu mampir terlebih dahulu di Jalan HOS Cokroaminoto dan di situ ketiga pelaku menjemput 2 simpatisan asal Riau.

Mobil itu kemudian meluncur ke Bawaslu hingga kemudian terjadi aksi lempar-lemparan dari pengunjuk ras ke aparat Kepolisian dan ada saksi yang melihat ambulans tersebut berisi batu sehingga kemudian diperiksa polisi setelah massa bubar

Editor : B Sadono Priyo