logo

Sekda Kabupaten Bekasi Mengingatkan OPD Soal Penyusunan LKPJ Tidak Jiplak Laporan Tahun Lalu

Sekda Kabupaten Bekasi Mengingatkan OPD Soal Penyusunan LKPJ Tidak Jiplak Laporan Tahun Lalu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Uju. (Foto: Dokumen/suarakarya.id).
18 Maret 2019 23:03 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, telah mengingatkan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) harus sesuai data dan tidak menjiplak laporan tahun lalu.

"LKPJ ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun," kata Sekda Kabupaten Bekasi, Uju di Cikarang, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, tim penyusun LKPJ telah memverifikasi data-data yang telah disampaikan Bappeda. Namun dia tidak menginginkan adanya data yang tidak informatif, bahkan menjadi multitafsir atau data itu tidak valid.

Lanjutnya ia mengatakan, dengan berakhirnya tahun anggaran 2017, maka menjadi kewajiban kepala daerah menyusun LKPJ untuk diserahkan ke DPRD Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan aturan, LKPJ disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Hakikat dari laporan itu ialah sebagai progres report atas penyelenggaraan pemerintah daerah selama satu tahun.

Perangkat daerah berkomitmen penuh untuk memperbaiki proses penyusunan LKPJ. Kemudian akan bermuara pada dokumen LKPJ yang lebih baik dan informatif. Baik kepada DPRD Kabupaten Bekasi maupun masyarakat.

“LKPJ akhir tahun anggaran paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir harus sudah disampaikan ke DPRD,” kata Uju.

Uju mengungkapkan, LKPJ akhir tahun anggaran 2018 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018. Serta mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bekasi Tahun 2017-2022.

Uju menyampaikan, pihaknya telah membuka kegiatan verifikasi data penyusunan LKPJ Bupati Bekasi Tahun 2018.

Hal ini perlu dilaksanakan verifikasi laporan realisasi kegiatan tahun 2018 dari masing-masing perangkat daerah sebagai bahan finalisasi penyusunan naskah LKPJ Bupati Bekasi 2018.

Uju berharap, penyusunan LKPJ ini menjadi penyelarasan bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja perangkat daerah sesuai tupoksi masing-masing. Tujuannya untuk meningkatkan hasil pembangunan Kabupaten Bekasi yang lebih baik.

“Saya harap agar LKPJ tersebut disampaikan tepat waktu. Serta data capaian kinerja yang dilaporkan adalah data riil di setiap OPD. Kemudian diakhiri dengan penandatanganan hasil verifikasi data LKPJ Bupati tahun 2018,” katanya. ***

 

Editor : Azhari Nasution