logo

Pengurugan Jalan Perumahan Diduga Gunakan Limbah B3 Bikin Warga Cikarang Barat Resah

Pengurugan Jalan Perumahan Diduga Gunakan Limbah B3 Bikin Warga Cikarang Barat Resah

Nampak tumpukan olahan besi yang diduga limbah B3 saat pengurugan jalan perumahan di Jalan Kiasmawi Pasar Beras, Desa Kalijaya, Kecamtan Cikatang Barat. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
13 Maret 2019 15:04 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG: Warga Kampung Cikarang Jati, Jalan Kiasmawi Pasar Beras, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, diresahkan adanya pengurugan jalan yang diduga menggunakan limbah B3 berasal dari PT Gunung Raja Paksi (GRP).

Dari informasi yang di dapat, limbah B3 itu merupakan bekas olahan besi untuk menguruk jalan perumahan milik PT Refaro Central Propertindo (RCP).

"Saya resah akan dampak lingkungan yang diakibatkan limbah besi itu," ujar sumber suarakarya.id, enggan disebutkan namanya, Rabu (13/3/2019).

Menurutnya, olahan besi itu terkategori limbah B3. H akanal tersebut, bakal mencemari air bawah tanah. "Sepuluh tahun ke depan, air tanah tercemar," kata dia.

Suarakarya.id mencoba mendatangi kantor Desa Kalijaya, namun Kades setempat tidak berada ditempat. Dalam keterangan Camat Cikarang Barat, Dodi yang dihubungi melalui selulernya, belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia akan berkoordinasi terlbih dahulu dengan bawahnya. "Iya, saya maslh belum tahu," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Lingkungan Hidup di Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bekasi, Arnoko mengatakan, berencana akan meninjau lapangan pengurugan di wilayah itu. "Kami akan turun ke sana untuk memverifikasi," katanya. ***

 

Editor : Azhari Nasution