logo

Snack Rumput Laut Dari Desa Tamangapa

Snack Rumput Laut Dari Desa Tamangapa

Snack atau kripik rumput laut. (foto, ist)
30 Oktober 2018 19:10 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ibu Sa’di, satu dari sekian banyak ibu dari Desa Tamangapa di Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang menekuni pembuatan kripik atau snack dari rumput laut. Pembuatan kripik ini salah satu dari upaya pengolahan hasil rumput laut, yang diproduksi para nelayan dan keluarganya di desa tersebut.

Ketua Tim Pakar Kemendes PDTT Haryono Suyono, di Jakarta, Selasa (30/10/2018) mengungkapkan, sebagian besar penduduk Desa Tamangapa bermata pencaharian sebagai nelayan, baik nelayan laut maupun tambak.

Dari hasil para nelayan itu kaum perempuan di sana menjadi pengikat rumput laut yang mereka budidayakan. Dijelaskannya, untuk meningkatkan perekonomian perempuan, Kelompok Sehati mendorong para ibu-ibu itu membuat makanan olahan yang berbahan baku rumput laut.

Salah satu dari hasil olahan tersebut adalah keripik atau snack rumput laut. "Snack lezat bergizi tinggi," ujarnya. Produk ini mendapat apresiasi pasar yang bagus sehingga perlu mendapatkan izin PIRT dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.

"Sembari menunggu izin tersebut, hasil keripik atau snack ini telah dipasarkan di toko dan mini market yang ada di Kabupaten Pangkep," tutur mantan Menko Kesra dan Taskin tersebut.

Menurut dia, bila hasil rumput laut ini melimpah, ada baiknya Kepala Desa mengadakan Rembuk Desa. Agar industri hasil laut seperti rumput laut ini dijadikan bagian dari BUMDes yang harusnya dibentuk.

Sehingga, hasil rumput laut yang melimpah dapat diolah menjadi berbagai produk laku jual lainnya. Seperti kripik atau snack rumput laut tadi, yang tentunya lebih menguntungkan penduduk atau masyarakat setempat.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto