logo

1,47 Ton Dimusnahkan, Dari Lifestyle Hingga Motivasi Lakukan Kejahatan

1,47 Ton Dimusnahkan, Dari Lifestyle Hingga Motivasi Lakukan Kejahatan

Foto: Istimewa.
25 November 2021 15:02 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Trend kejahatan narkoba telah berubah dari sekedar untuk kenikmatan (gaya hidup), kini untuk motivasi melakukan tindak kejahatan. 

"Kalau dulu menghisap sabu hanya untuk kenikmatan, kini udah berubah untuk melakukan kejahatan. Berbagai kasus ditemukan, seperti perampokan pegawai Basarnas dan tawuran, pelakunya sebelumnya telah mengkonsumsi narkoba," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran disela-sela pemusnahan narkoba di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021).

Hadir dalam kegiatan pemusnahan 1,47 ton narkoba ini, Kasdam Jaya, Wakil Kajati DKI, Kepala BNN Wilayah, Ketua DPP Granat Henry Yosodiningrat, tokoh ormas dan ulama serta tokoh masyarakat.

Ia menyebutkan praktek dilapangan narkoba jenis sabu yang dilaksanakan interview dimana pelaku kejahatan tertentu seperti tawuran dan curas. "Kemarin kasus pencurian HP di Thamrin setelah dites mengandung amentamin jenis sabu,” ujar Fadil

Fadil mengatakan, karena sudah begitu membahayakan peredarannya, maka masalah narkoba merupakan tanggung jawab bersama. 

“Jadi, jangan merasa lelah dalam menyelamatkan bangsa ini dari bahaya narkoba, semua elemen masyarakat harus bersama-sama dan bahu membahu memberantasnya,” kata Fadil.

Fadil Imran mengatakan barang bukti  sebanyak 1,47 ton narkoba yang dimusnahkan ini, merupakan hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba PMJ dan Polres jajaran dalam Operasi Nila Jaya pada 1-15 November 2021 lalu.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan pemusnahan ini  sudah sering dilakukan. Ini menandakan kalau peredaran narkoba
terus terjadi.***

Editor : Markon Piliang