logo

Kirim Tumpeng, Gubernur Jatim sampaikan Terima Kasih Pada Para Dokter

 Kirim Tumpeng, Gubernur Jatim sampaikan Terima Kasih Pada Para Dokter

Foto : Istimewa
24 Oktober 2021 20:55 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Peringatan Hari Dokter Nasional 2021 dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengirim tumpeng ke sejumlah rumah sakit. Tumpeng itu merupakan ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada para dokter yang telah berjuang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19.

Menurut Gubernur Khofifah, tanpa kerja keras dan kerja ikhlas para  dokter dan tenaga kesehatan sulit rasanya Jawa Timur bisa keluar dari situasi sulit akibat Covid-19. "Mereka mempertaruhkan segalanya untuk menolong para pasien penderita Covid-19,” ujarnya, Minggu (24/10/2021).
 
Bukan hanya melayani, mengobati, merawat, dan mendampingi pasien, sebagian dari mereka bahkan ikut menjadi korban akibat ikut terpapar Covid-19. Lewat tumpeng tersebut, Gubernur berharap para dokter di Jawa Timur tetap bersemangat, tidak pernah putus asa,  dan selalu istiqomah menolong masyarakat yang membutuhkan.

Sementara, tumpeng-tumpeng itu dikirim Khofifah ke sejumlah rumah sakit baik di Surabaya, Malang dan Jember. Mulai dari rumah sakit milik Pemprov, hingga milik TNI maupun Polri.
 
Dalam kesempatan itu, Khofifah mengungkapkan bahwa situasi pandemi Covid-19 di Jawa Timur terus melandai. Bahkan, saat ini Jatim berhasil menjadi daerah dengan kota dan kabupaten yang ditetapkan menjadi PPKM level 1 terbanyak di Jawa Bali berdasarkan Inmendagri No. 53 Tahun 2021. Tak hanya itu, kondisi keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) ICU RS saat terjadi penungkatan eksponensial pada Juli lalu turun sebanyak 73% dari 78% menjadi 5%, BOR Isolasi RS turun 78% dari 81% menjadi 3%.
 
Capaian-capaian seperti ini, kata dia, tidak lepas dari perjuangan para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. "Mari kita jaga kondisi seperti ini dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan percepat vaksinasi. Pokoknya, Jangan lengah, jangan kendor,” ujarnya.

Pada bagian lain, salah seorang penyintas Covid-19, Usman Hadi, mengaku sangat berterima kasih atas perjuangan para dokter dan tenaga medis di masa pandemi Covid-19. "Sudah banyak tenaga medis termasuk dokter yang berguguran gara-gara Covid-19, tapi mereka tetap bersedia merawat kami sampai benar-benar sembuh," ujarnya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH