logo

Sarung Karya Santri Solo Menarik Perhatian Ustaz Das'ad Latif

Sarung Karya Santri Solo Menarik Perhatian Ustaz Das'ad Latif

Ustaz Das'ad Latif berdialog dengan Ganjar. (Istimewa)
23 Oktober 2021 12:31 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Da'i kondang Ustaz Das'ad Latif, mengaku sangat terpikat dengan sarung batik karya santri di Solo. Terlebih saat sarung tersebut dikenakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terlhat apik dan serasi sekali.

"Sarungnya bagus sekali Pak Ganjar," puji Ustaz Das'ad Latif saat bersilaturahim di Rumah Dinas Gubernur Jateng Puri Gedeh, Kota Semarang Jumat (22/10/2021).

Ustaz asal Sulawesi Selatan itu dengan tulus memuji sarung yang diproduksi para santri dari Solo tersebut. Sarung batik yang dikenakan Ganjar, sebenarnya sudah lama populer dengan brand Lar Gurda. Sarung itu diproduksi para santri Al-Muayyad, Mangkuyudan, Solo.

Adapun nama Lar Gurda, terilhami dari Garuda Pancasila sebagai lambang negara. Usaha sarung batik Lar Gurda sendiri mulai dirintis oleh Irfan Nuruddin sejak tahun 2017. Saat ini sarung itu sudah banyak dikenal dan dikenakan para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Ganjar Pranowo.

"Iya. Ini sarung buatan santri Solo," jawab Ganjar. Das'ad pun semakin tertarik setelah mendengar cerita Ganjar. Ia nampak berminat mencari sarung tersebut jika nanti berkunjung ke Solo.

Sementara dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Ganjar dan Ustaz Das'ad berbincang tentang banyak hal. Salah satunya terkait peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ganjar mengatakan, Ustaz Das'ad merupakan sosok yang egaliter dan menyenangkan. Dakwah-dakwahnya selalu membuat orang senang dan bahagia. Dalam obrolan tersebut, Ganjar menggarisbawahi salah satu pesan Ustaz Das'ad tentang ulama dan Pondok Pesantren.

"Saya suka menonton ceramah beliau, jadi tadi kita ngobrol-ngobrol dengan beliau di Hari Santri. Pesannya, semoga Hari Santri menjadi momentum bagi kita semuanya. Pesan beliau itu, ketika pabriknya tidak habis maka akan banyak lahir ulama-ulama, pabriknya itu adalah Pondok Pesantren. Itulah yang kemudian mesti kita rawat. Beliau sampaikan harus ada kerja sama antara ulama dan umaro, maka tadi ketemulah kita," kata Ganjar.

Ustaz Das'ad menyampaikan, sore itu ia sengaja mampir ke rumah Ganjar sebelum mengisi ceramah di Pemkot Semarang. Ia menyebut Ganjar Pranowo merupakan sosok supel dan cerdas sebagai seorang pemimpin.

"Beliau orangnya welcome. Saya cuma WhatsApp beliau kalau ada di Semarang, beliau bilang wajib mampir ke rumah. Terus selama saya di sini, tamunya banyak, alhamdulilah. Cara komunikasinya supel. Wawasannya luas, cerdas kalau saya dengar tadi. Pemimpin memang harus cerdas, bukan hanya cerdas tetapi juga mengayomi," ujarnya. ***

Editor : Pudja Rukmana