logo

Muswil 2021, Anies Harapkan KAHMI Jaya Jaga Persatuan Dan Kesetaraan

Muswil 2021, Anies Harapkan KAHMI Jaya Jaga Persatuan Dan Kesetaraan

Ketua KAHMI Jaya M Taufik menyerahkan piagam penghargaan kepada para aenior KAHM Jaya, Jumat (22/10%2021).I
22 Oktober 2021 20:12 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur  DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya  2021, di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/10/2021).

Dalam Muswil ini,  KAHMI Jaya mengusung tema "Meneguhkan Komitmen Peran KAHMI Jaya, Dalam Percepatan Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi, Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial".

Anies bersyukur atas pembukaan Muswil ke-10 yang berlangsung di Balai Kota DKI ini.

"Kita bersyukur bahwa KAHMI Jaya di bawah pimpinan Pak Taufik kegiatannya berjalan dengan baik. Alhamdulillah kader-kader HMI di berbagai tempat ini bagus, karena tidak ada organisasi mahasiswa sebesar HMI yang bisa berkontribusi ke berbagai aspek di Indonesia," ujar Anies.

Ia menjelaskan tantangan kedepan yang akan dihadapi oleh KAHMI Jaya tidaklah ringan. Karena pada masa pandemi ini segala urusan harus dijalankan secara kolaborasi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mantan Mendikbud ini juga berharap kepengurusan yang terpilih dalam Muswil tersebut bisa menjalankan amanat, serta meneruskan pekerjaan yang sudah berlangsung.

"Kita berharap adanya kesinambungan program yang telah dikerjakan. Dan kita bisa membuktikan bahwa KAHMI di Jakarta bisa terkonsolidasi, karena bisa dikatakan bahwa di sinilah pusat aktivitas KAHMI majelis nasional, dan di sini jugalah dan majelis wilayahnya.

Semua bisa berkolaborasi dan itu harus dijalankan dengan baik," tuturnya. Anies kembali mengingatkan serta berharap agar KAHMI Jaya mampu menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Ibu Kota.

Dalam hal ini, ia menilai Jakarta akan maju dan membahagiakan warganya, jika persatuan dan keadilan yang berlandaskan kesetaraan bisa dijalankan dengan baik.

"Saya sering menjelaskan, Indonesia itu unik karena memiliki bahasa persatuan,  yang sebagian besar belum tentu dimiliki negara lain. Intinya persatuan ini harus dirawat, tujuan akhirnya adalah menciptakan keadilan sosial, agar upaya kesetaraan warga di Jakarta bisa terwujud di berbagai aspek kehidupan," ucapnya.

Muswil ke-10 tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI  Ahmad Riza Patria, Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik, Ketua Presidium MN KAHMI Akbar Tanjung, beserta para tokoh dan anggota yang tergabung dalam keluarga KAHMI Jaya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto