logo

Final Piala Thomas, Marcus Diistirahatkan

Final Piala Thomas, Marcus Diistirahatkan

Pelatih Herry IP hanya akan menurunkan pemain yang siap tampil di final Piala Thomas 2020. (Foto: Dok PBSI).
17 Oktober 2021 15:59 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id -  

JAKARTA: Partai final Piala Thomas 2020 yang akan mempertemukan Indonesia dengan China pada Minggu (17/10/2021) tidak akan menampilkan duet the minions Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon. Marcus diistirahatkan sementara Kevin akan dipasangkan dengan Daniel Marthin.

Ganda racikan baru ini dipilih oleh kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi untuk ditampilkan sebagai ganda kedua. Ganda pertama dipercayakan kepada Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Menurut Herry, kenapa Minions harus dipisah, semua karena melihat kondisi kebugaran pemain. Marcus kondisinya tidak bugar untuk dimainkan di partai puncak. Usai merampungkan laga lawan Denmark kemarin, kondisi Marcus memang sudah capek sekali. Kecepatan kakinya juga kurang mendukung. Tak heran, saat melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmus, Marcus lebih banyak bermain di depan.

"Kondisi Marcus sudah capek berat. Waktu 24 jam istirahat tidak cukup recoverynya. Tenaganya sudah habis. Ibarat mobil, tangki bahan bakarnya mungkin cuma isi setengah. Tidak cukup untuk main final yang menuntut kesiapan stamina yang penuh. Selain itu kakinya juga sudah kurang cepat," tutur Herry di Hotel Scandic, Aarhus.

Karena alasan itu, Marcus diistirahatkan. Sebagai opsinya, Kevin dipartnerkan dengan Daniel yang sebelumnya sempat tampil bersama Mohammad Ahsan melawan Chinese Taipei penyisihan grup.

Menurut Herry, dalam diskusi dengan para pemain kemarin, Fajar/Rian mengaku siap untuk dimainkan sebagai ganda pertama. "Saya tanya, mereka bilang siap sebagai ganda pertama," ujar Herry.

Untuk menyusun siapa ganda kedua, baik Hendra Setiawan maupun Mohammad Ahsan untuk berduet dengan pemain lain yang tersisa, performanya juga belum maksimal. Mereka pun tidak siap.

Lalu, saat ditanya oleh Herry, Kevin menyebut siap main. Dia pun diminta Herry untuk memilih siapa partnernya. "Kevin memilih berpasangan dengan Daniel. Ya sudah saya putuskan Kevin/Daniel sebagai ganda kedua," jelas Herry.

Ditambahkan oleh coach Naga Api, sebutan karib Herry, dari sisi permainan Kevin/Daniel pun sangat cocok. Kevin sebagai playmaker dan Daniel sebagai tukang gebuk dari sisi belakang. "Kevin/Daniel juga cocok dari pola permainan. Apalagi saat mendampingi Ahsan melawan Thailand, Daniel juga main bagus," sebut Herry. ***