logo

Kontingen Besar PON DKI Disambut Meriah

Kontingen Besar PON DKI Disambut Meriah

Ketua Posko Kontingen DKI di Jakarta, Mas'ud Saleh mengalungkan bunga kepada Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banteng, Sabtu (16/10/2021). (Foto: Ist).
17 Oktober 2021 11:15 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kendati tidak turut menjadi bagian dalam pertempuran di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, tim posko Jakarta bekerja tak mengenal lelah. Hampir setiap hari tim yang dikomandoi Waketum IV KONI DKI yang juga Ketua Posko Jakarta, Masud Saleh menyambut kedatangan cabor yang kembali dari Papua di Bandara Sokarno-Hatta Tangerang, Banten.

Sebelum pembukaan PON tanggal 2 Oktober beberapa cabang olahraga yang mulai main lebih awal sudah kembali ke Jakarta. Seperti sepatu roda, cricket, dayung nomor kano, dan beberapa cabor lainnya yang sudah menyelesaikan pertandingan langsung kmbali ke Jakarta. Sejak itu, secara beruntun ada saja cabor yang pulang dan selalu mendapat sambutan dari tim posko Jakarta.

“Kami di sini kadang-kadang sampai malam. Menunggu rombongan yang berangkat sore dari Papua. Ya, tapi kami senang saja karena pekerjaan ini bagian penting di luar arena pertandingan,” kata Masud Saleh di Bandara Soekarno-Hatta, kemarin.

Pada Sabtu (26/10/2021) merupakan rombongan besar pulang dari Papua yang dipimpin langsung oleh ketua kontingen Hidayat Humaid. Keluar dari arena kedatangan, Hidayat Humad dan Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo mendapat pengalungan bunga dari Masud Saleh dan juga wakil ketua posko Jakarta Susanto Hasni.

Seluruh kontingen kemudian langsung berangkat menuju Grand Cempaka Hotel Cempaka Putih untuk menjalani karantina selama 5 hari ke depan. Karantina ini adalah protap Protokol Kesehatan yang harus dijalani sesuai dengan surat edaran Satgas Covid-19  dengan tujuan menghidari adanya claster baru Covid-19.

“Setiap hari kami menjemput kontingen ke Bandara, kemudian kami evaluasi apakah ada yang kurang atau tidak. Intinya pekerjaan ini alau dilihat sepertinya ringan, tetapi melelahkan juga. Eloknya semua tim happy dan mereka tidak ada yang mengeluh,” lanjut Masud Saleh. ***