logo

Silaturahmi Ke Pondok Pesantren, AMK Istiqomah Bersama Ulama Dan Santri

Silaturahmi Ke Pondok Pesantren, AMK Istiqomah Bersama Ulama Dan Santri

Ketua Umum AMK Rendhika D Harsono dan kader AMK bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhan, KH Fadlolan Musyaffa.
17 Oktober 2021 08:59 WIB
Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK) dan Pimpinan Wilayah AMK Jawa Tengah hadir dalam kegiatan Musyawarah Nasional Alim Ulama yang diselenggarakan Majelis Syariah DPP PPP di Semarang, Sabtu (16/10/2021).

Dalam acara itu, para pengurus dan kader AMK bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, KH Fadlolan Musyaffa LC, MA yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP.

Di kesempatan itu, AMK juga menyerahkan sumbangan ratusan kitab suci Al Quran, paket sembako dan peralatan sholat untuk digunakan para santri di pesantren  Fadhlul Fadlhan yang berlokasi di Kedungpane Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hadir di kesempatan itu Ketua Umum AMK Rendhika D Harsono didampingi Sekjen AMK Ainul Yaqin, Bendahara Umum PN AMK Misbah, Ketua Organisasi dan kaderisasi  Agus Sutisna, Ketua PW AMK Jawa Tengah Arif Sahudi, dan Sekretaris Wilayah PW AMK Jawa Tengah Nur Afif.

Hadir juga beberapa pengurus AMK Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Solo.

Rendhika mengatakan, tujuan silaturahmi ini sebagai penegas bahwa AMK istiqomah bersama ulama santri membangun Indonesia.

"Konsisten berjuang mengusung Islam rahmatan lil alamin," kata Rendhika D Harsono yang juga merupakan Ketua DPP PPP ini melalui pers rilisnya kepada wartawan, Sabtu (16/10/2021).

KH Fadlolan Musyaffa mengaku gembira atas kedatangan kader-kader AMK. Ia mengatakan bahwa dirinya kader AMK.

"Saya ini juga kader AMK yang istiqomah di pesantren.  AMK harus berjuang membesarkan PPP, jadikan rumah santri dan calon-calon kiai moderat," ucap KH Fadlolan Musyaffa.

Ia pun mengucapkan keyakinannya, di bawah kepemimpinan Rendhika D Harsono, AMK memiliki kader-kader yang handal di berbagai bidang.

"Youth, moderate and change. Kader AMK dengan pemikiran yang modern dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman akan memberikan perubahan yang bagus untuk bangsa dan negara ini. Juga mampu menghidupkan organisasi, bukan menjadikan organisasi sebagai sandaran hidup," ujarnya. ***

Editor : Markon Piliang