logo

Bersama Ngarso Dalem HB X, Jokowi Luncurkan Program BT-PKLW Di Malioboro

Bersama Ngarso Dalem HB X, Jokowi Luncurkan Program BT-PKLW Di Malioboro

Foto: YouTube
10 Oktober 2021 23:00 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - YOGYAKARTA: Sebuah program baru, Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Sabtu (09/10/2021). Program penyaluran BT-PKLW masing-masing sebesar Rp1,2 juta ini menyasar satu juta PKL dan warung seluruh Indonesia.

Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menandai peresmian  program ini dengan menyerahkan bantuan langsung masing-masing Rp1,2 juta kepada seorang wakil pedagang kaklima dan seorang wakil pemilik warung di Marlioboro.

Selain Menko Airlangga, turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, dan Wali Kota Yogyarakarta Haryadi Suyuti.

Rangkaian kegiatan dan sambutan Presiden Jokowi saat meresmikan program BT-PKLW disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden. 

"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi, sugeng enjang. Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Pagi hari ini saya dengan Pak Menko Perekonomian, dengan Ngarso Dalem Bapak Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga dengan para menteri lain serta Wali Kota Yogyakarta... ingin meresmikan dimulainya pemberian bantuan tunai untuk para pedagang kaki lima dan warung-warung kecil.  sebanyak.. di seluruh Indonesia nanti sebanyak satu juta PKL dan warung.

Diberikan bantuan sebesar Rp1.200.000. Kurang, ndak? (Kurang, tidak?)... Rp1,2 juta cukup. Menurut etungan (hitungan) kita cukup. Dan, dimulai pertama kali di kawasan Marlioboro Yogyakarta.

Saya rasa, itu yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan ini dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil lewat TNI dan Polri, saya nyatakan dimulai. 

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Dalam kesempatan tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa di Yogyakarta masih diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Meski demikian, Airlangga menyebut angka pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta sangat tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi Yogya Pak Presiden, sebagai laporan 11 persen, Pak. Jadi, tinggi sekali,” ujar Airlangga.

Sapa Masyarakat

Informasi dari BPMI Setpres di web resmi Presiden RI menyebutkan, Presiden Jokowi mengawali kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, 09/10/2021, dengan menyapa masyarakat di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.

Dari Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta, Presiden berjalan kaki menyusuri Jalan Malioboro sekitar pukul 08.45 WIB. Presiden tampak ditemani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Wali Kota Yogyarakarta Haryadi Suyuti.

Di sepanjang kawasan Malioboro, Presiden tampak menyapa masyarakat yang tengah menghabiskan waktu di salah satu ikon Kota Yogyakarta tersebut. "Ngatos-atos (hati-hati)... Maskernya," ujar Presiden mengingatkan pedagang untuk senantiasa memakai masker.

Tak hanya itu, Presiden juga berdialog dengan sejumlah perwakilan pedagang kaki lima dan pelaku usaha lainnya untuk mendapatkan masukan dan menyerap aspirasi mereka.

Perwakilan komunitas PKL, andong, dan becak di Kawasan Malioboro, Rudi, mengaku bersyukur dan senang atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Rudi berharap kunjungan Presiden hari ini di Malioboro dapat meyakinkan para wisatawan bahwa Malioboro aman untuk dikunjungi.

“Kami atas nama segenap komunitas PKL, andong, becak yang ada di kawasan Malioboro sangat bersyukur, dan sangat, sangat berterima kasih dengan harapan kunjungan Bapak Presiden di kawasan Malioboro ini kemudian membuka ruang bahwa Malioboro masih aman tetap dikunjungi, insyaallah tetap aman, dan segera level (PPKM) diturunkan,” ucap Rudi.

Selain itu, salah satu perwakilan lainnya dari PKL juga mengutarakan harapannya agar pariwisata di Yogyakarta dapat segera dibuka kembali sehingga para PKL, khususnya di kawasan Malioboro dapat menikmati kunjungan para wisatawan.

“Mudah-mudahan mulai awal ini kami PKL di kawasan Malioboro bisa beraktivitas kembali dan sektor pariwisata bisa dibuka kembali sehingga kami PKL bisa menikmati kunjungan wisatawan yang nantinya belanja di kawasan Malioboro,” tutur perwakilan dari PKL. 

Dari Bali ke DiY

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju DIY usai melakukan sejumlah kegiatan dalam kunjungan kerja di Provinsi Bali, Jumat (08/10/2021). Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden lepas landas dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, sekitar pukul 15.29 WIB. 

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta untuk beristirahat dan bermalam di kota pelajar itu untuk kemudian melanjutkan rangkaian agenda kerjanya di Yogyakarta,  Sabtu (10/09/2021).

Dalam kunjungan kerja di Bali, Presiden Jokowi melakukan serangkaian kegiatan, antara lain ninjauan hutan mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai serta peninjauan sejumlah lokasi yang akan menjadi tempat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tahun 2022 mendatang. ***

Editor : Pudja Rukmana