logo

Hadapi Tantangan Teknologi Digital Dan Perubahan iklim Butuh Dukungan KSAP

Hadapi Tantangan Teknologi Digital Dan Perubahan iklim Butuh Dukungan KSAP

Foto: YouTube
06 Oktober 2021 19:15 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dunia perekonomian menghadapi tantangan besar di bidang teknologi digital dan perubahan iklim. Dua tantangan ini membutuhkan dukungan Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) guna menjaga dan mengawal akuntabilitas penggunaan dan pelaporan keuangan negara berkaitan dengan keduanya.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menjadi pembicara utama pada Acara Peringatan Hari Jadi Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) ke-17 Tahun 2021, Rabu (06/10/2021).

“Dengan teknologi digital, ekonomi berubah masuk kepada platform digital. Tentu ini menimbulkan banyak sekali konsekuensi termasuk di bidang akuntabilitas,” ungkap Menkeu dikutip dari laman resmi Kemenkeu.

Menurut Menkeu, era keuangan digital yang akan semakin masif membuka peluang kejahatan baru dalam melakukan penyelewengan, sehingga risiko dan juga manfaat yang diperoleh perlu disesuaikan. 

Selain itu teknologi digital juga memunculkan aset dalam bentuk tidak berwujud yang perlu ditangkap. "Untuk itu, SAP yang dapat mengakomodasi dan mengadopsi transaksi keuangan digital menjadi sangat penting," kata Menkeu.

Sementara perubahan iklim adalah sebuah tantangan lain ke depan dan global yang membutuhkan tindakan pengelolaan sejak dini. Menurut Menkeu, berbagai langkah seperti energi hijau hingga pemeliharaan kehutanan menjadi kebutuhan.

“Saya berharap KSAP dan standar akuntansi pemerintah bisa memberikan prinsip-prinsip yang memberikan dukungan bagi para pelaku ekonomi termasuk Pemerintah supaya tidak segan melakukan langkah hari ini meskipun manfaatnya masih sangat panjang,” ungkap Menkeu. 

Lebih jauh Menkeu Sri Mulyani menyatakan standar akuntansi pemerintahan (SAP) secara berkala harus diperbarui, disesuaikan, dan diperluas memenuhi perubahan perekonomian yang terjadi. 

“Ekonomi Indonesia juga akan dihadapkan pada banyak hal perubahan yang membutuhkan juga standar yang terus disesuaikan. Basis SAP untuk penyusunan laporan keuangan harus dapat menangkap kondisi yang begitu dinamis di dalam perekonomian maupun dalam bidang teknologi dan tantangan-tantangan besar,” ungkap Menkeu. ***

Editor : Pudja Rukmana