logo

Kepala BKKBN Optimis, BKKBN Mampu Tingkatkan Kualitas SDM

 Kepala BKKBN Optimis, BKKBN Mampu Tingkatkan Kualitas SDM

Pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Madya di BKKBN.(foto,ist)
03 Oktober 2021 12:17 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Untuk bisa duduk dalam jabatan tinggi Madya sebagai deputi, tentu bukan suatu yang mudah, melalui proses yang sangat panjang. Melalui kompetensi yang sangat erat hubungannya dengan program “Bangga Kencana”.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo saat melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Drs Sukaryo Teguh Santoso M Pd sebagai Deputi bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi dan Nopian Andusti, SE MT sebagai Deputi bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, di ruang Auditorium BKKBN, Jakarta, Jumat (1/10/2021).

"Kita bersykur karena sudah bisa menetapkan pejabat pimpinan tinggi Madya di BKKBN dan melantik sekaligus memulai pekerjaan pada hari ini," ujar Kepala BKKBN.

Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, lanjutnya, memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam struktur organisasi pemerintahan. Dalam memfokuskan perkembangan serta mengoperasionalkan kebijakan di BKKBN.

Karena itu, tanggung jawab yang harus diemban bersama mempertanggungjawabkan kepada Presiden, serta kepada bangsa dan negara. "Ini tentu sangat terasa tanggungjawab yang tidak ringan. Untuk menyelesaikan tugas sebaik-baiknya," tuturnya.

Tentu tidak terlepas dari hal baru yang ada di BKKBN. Agar bisa bersinergi untuk menjalankan tugas. Penuh tanggung jawab sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Ada hal baru yang menjadi fokus utama bersama yaitu program percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, masalah covid-19 yang masih perlu di tangani untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi nasional, serta membantu program pemerintah mensukseskan penyelenggaraan vaksinasi nasional.

Karenanya, perlu berkordinasi dengan semua pihak, agar hal itu bisa ditangani secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab.

Khusus, terkait penurunan stunting, harus terus menerus melakukan pencegahan. Caranya, mengedukasi melalui penyuluhan ke masyarakat.

"Penurunan stunting bisa sukses kalau kita bisa melakukan persiapan-persiapan sejak masa kehamilan," terangnya., ***

Editor : Pudja Rukmana