logo

Bantu Korban Covid, Superconnection-Hinabi & Partner Donasikan Oxygen Mini Ke BSI

Bantu Korban Covid, Superconnection-Hinabi & Partner Donasikan Oxygen Mini Ke BSI

Superconnection Indonesia, Hinabi & Partner mendonasikan oxygen mini plant ke Bulan Sabit Indonesia untuk membantu masyarakat terimbas pandemi Covid-19 (Ist)
26 September 2021 20:30 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - BEKASI: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Indonesia, Bangkit Bersama. Semangat 76 Tahun Indonesia Merdeka terus digelorakan segenap komponen bangsa. Semangat untuk terus membantu pemulihan krisis nasional, menjadi latar belakang Superconnection Indonesia yang digagas oleh I Made Dana Tangkas bersama rekan dan koleganya untuk merealisasikan gerakan positif untuk kebaikan bangsa.

Semenjak terjadinya puncak gelombang kedua krisis pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Juni hingga Juli 2021 lalu, I Made Dana Tangkas terus mengajak sejumlah ahli industri dan juga asosiasi untuk memprakarsai gerakan swadaya dan sukarela membantu krisis kesehatan nasional yang terdampak pandemi, khususnya terkait kelangkaan oksigen.

Made didukung oleh sejumlah pimpinan industri, seperti Hilman Risan selaku Penasehat Hinabi), Pratjojo Dewo sebagai Presiden Direktur PT. Komatsu Indonesia, Jamaludin sebagai Ketua Umum Hinabi, Bambang Susilo yang adalah Presiden Direktur PT. Nusatama Berkah, dr. Basuki Supartono sebagai Pendiri RS Islamic Center Al-Fauzan, Dr Anto dari LIPI, Selo Winardi selaku CEO PT. Tira Austenite serta mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Semenjak puncak gelombang kedua krisis pandemi Covid-19 tersebut, ekosistem ini telah melaksanakan rangkaian kegiatan : Focus Group Discussion (FGD), weekly meeting dan pemberian donasi refilling oksigen bagi pihak rumah sakit yang telah menangani Covid-19 yang telah dilaksanakan oleh PT. Komatsu Indonesia dan PT. Tira Austenite.

Terselenggaranya acara tersebut pada hari Jum’at (24/9/2021) yaitu ditandai penyerahan secara simbolis Donasi Oxygen Mini Plant yang merupakan salah satu tujuan dari total Program Superconnection untuk kemandirian industri oksigen dalam negeri ke depannya dan diharapkan dapat lebih mengantisipasi gelombang bencana berikutnya dalam waktu dekat.

"Sejak kondisi bulan Juni 2021 team Superconnection telah menggagas untuk juga memberi bantuan tabung oksigen, filling station, obat-obatan dan bantuan material dan immaterial lainnya. Dan tentunya ini berlanjut terus sampai membuat reversed engineering beberapa produk alkes untuk kemandirian industri alkes dan farmasi Indonesia. Harap dukungan dan kolaborasi dari ABGCFM tetap berlanjut dalam wujud nyata dan kontribusi kepada negeri tercinta," tutur Made.

Penyerahan secara simbolis Donasi Oxygen Mini Plant, tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak.

"Kami berterima kasih sebesar- besarnya kepada Bapak Jamaludin selaku Ketua Umum Hinabi dan juga Bapak Pratjojo Dewo sebagai Presdir PT. Komatsu Indonesia, Bapak Bambang Susilo selaku Presdir PT. Nusatama Berkah, serta donatur lainnya dari Hitachi, PT Sumitomo, PT. Cikarang Listrindo Tbk, IA ITB dari Teknik Mesin 83, Institut Otomotif Indonesia, IBIMA Indonesia, serta Bapak dan Ibu donatur yang tidak dapat kami disebutkan satu per satu namanya. Dalam hal ini, tentu kita masih mempunyai harapan, bahwa pelaku dan pimpinan industri sangat peduli dan berkeinginan besar untuk membantu negeri ini dari keterpurukan akibat virus Korona," urainya.

Sedangkan donasi oxygen mini plant secara resmi diberikan kepada Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) yang menaungi rumah sakit- rumah sakit dalam negeri, dalam hal ini diwakili oleh Ketua Umum BSMI, M Djazuli Ambari. Dan untuk unit pertama ini akan diinstalasi di RS Islamic Center Al-Fauzan, milik dr. Basuki Supartono.

Acara penyerahan secara simbolis Donasi Oxygen Mini Plant diisi sambutan dari Bambang Susilo sebagai Presdir PT. Nusatama Berkah selaku penyelenggara, I Made Dana Tangkas sebagai Chairman & Founder Superconnection Indonesia selaku penggagas program. Lalu Jamaludin selaku Ketum Hinabi selaku donatur. Kemudian puncak acara diisi penyerahan secara simbolis dari Hinabi kepada BSMI dilanjutkan sesi foto bersama namun tetap mematuhi prasyarat Prokes.

"Besar harapan kami, program ini dapat menjadi agregator para pelaku industri tanah air dan berbagai stakeholders untuk bersama-sama sigap dalam penanganan krisis dalam negeri," ungkapnya.

Made mempersilahkan kepada pribadi, tim, atau kelompok usaha yang berminat terlibat dalam kegiatan sosial kemanusiaan ini.

"Terima kasih atas dukungan dan kerjasama para donatur dan berbagai pihak yang sudah membantu kelancaran program ini. Salam Indonesia Emas, Industri Berdikari dan Rakyat Sejahtera 2030," ucap Made.***