logo

“The Game of Life and How to Win It”: Karya Ramses Hardjanto, Antara Golf Dan Bisnis

“The Game of Life and How to Win It”: Karya Ramses Hardjanto, Antara Golf Dan Bisnis

26 September 2021 14:27 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Penulis muda berbakat, Ramses W. Hardjanto akan merilis buku perdana miliknya bertajuk: "The Game of Life and How to Win it" di awal Oktober ini. Peluncuran buku sengaja dihelat berdekatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober untuk menegaskan bahwa semangat sumpah pemuda tak akan pernah padam digelorakan oleh milenial seusia Ramses untuk terus bersemangat dalam hidup dan menbangun Indonesia sekali pun Ibu Pertiwi masih dirundung Pandemi Covid-19 yang belum usai.

Buku yang ditulis berdasarkan pengalaman dan pengamatannya saat bermain golf dan setelah mewawancarai 32 orang public figure (terdiri dari pemain golf profesional, selebritas, entrepreneur yang juga filantropi Indonesia, olahragawan dan Harvard Professors) yakni Theodore Permadi Rachmat atau yang lebih dikenal dengan TP Rachmat sebagai filantropi Indonesia. Juga ada Diva Indonesia, Krisdayanti, Viera Rosada, Jessica Lydia, Ritwik Jain, Bobby Adhitomo, Yudi Candra, Robby Sudargo, Rifat Sungkar (pebalap terkenal Indonesia), Ade Rai (binaragawan Indonesia), Putri Amani, Ida Ayu Indira, Melati Putri, Raghubir Choudary, Wei Siong Tan, Yulnofrins Napilus, Jo Ee Kok, Davy Makimian, Dea Mahendra, Stephanie Hermawan, Wempy Dyocta Koto, Edwin Felder, Marcel Rosihan, Reza Rajasa (Ketua Persatuan Golf Indonesia), Takayanagi, Gritte Agatha, Hariyanto Arbi ,Taufik Hidayat (juara bulutangkis dunia ), Riki Kono Basmelleh, Shane Green, Kevin Mohan dan Dennis Campbell (Harvard Professors).

Ramses mengaku karya yang dia dedikasikan ini adalah sebagai kontribusinya sebagai milenial negeri ini untuk membantu mengubah pola pikir masyarakat menjadi positif dan selalu ingin berjuang maju.

Ramses bercerita, saat dia bermain golf dan melihat orang lain bermain golf, seperti ia pun melihat gambaran kehidupan sehari-hari.

"Saya melihat permainan golf itu sebagai representasi kehidupan. Bagaimana kita memainkan peran kita dalam melakoni kehidupan dan melewati segala rintangan. Sama juga dengan kita melewati setiap “hole” dalam permainan golf. Dan juga, bagaimana kita berusaha untuk bisa menjadi pemenang," kata siswa kelas 13 British School Jakarta ini di apartemen di bilangan Jakarta Selatan, Minggu (26/9/2021).

Ramses menjelaskan, walaupun golf selalu distereotipkan sebagai olahraga mahal, faktanya tak ada kaitan antara kemenangan dengan "peralatan tempur" golf yang harus dibeli untuk mendukung kemenangan ini.

"Saat berbicara tentang golf, kita akan berbicara tentang kehidupan. Yaitu bagaimana kita mengatur energi, pola pikir dan sumber daya yang kita miliki agar dapat melewati setiap “hole” dengan baik. Bagaimana teknik pukulan, focus, dan ketenangan mental yang kita gabungkan agar bisa “par” atau “birdie” atau “eagle”. Kalau beruntung bisa “hole-in-one”. Atau bagaimana kita harus bersabar tenang dan pantang menyerah saat terjadi “bogey”,"paparnya.

Begitu pun dalam kehidupan. Kata Ramses, segala yang dilakukan tak selamanya berbuah manis. Ada langkah kita yang salah, yang akhirnya menghasilkan kegagalan atau ketidaksempurnaan.

"Di golf dan dalam kehidupan, kita sama-sama harus belajar untuk mengelola energi, kesabaran, dan strategi agar bisa beradaptasi dengan segala kondisi dan merencanakan langkah berikutnya. Kita harus lebih fokus agar target kita tercapai sesuai harapan," ungkap Ramses yang juga adalah pendiri “Ambassadors of Orphanage”, perkumpulan yang didirikannya untuk mengajak teman-teman muda-mudi remaja mengajar matematika, bahasa inggris, sulap, kerajinan tangan, bagi anak-anak panti asuhan yang tidak mampu secara online.

Ramses juga membuat website www.indofightcorona.com untuk memberikan informasi “real time” lengkap seputar pandemi Covid di Indonesia dan solusinya bagi masyarakat Indonesia, melalui www.siapdok.net, website untuk konsultasi dokter spesialis dan dokter umum online bagi masyarakat Indonesia yang harus “stay at home” karena angka sakit dan kematian Covid yang tinggi di saat pandemi yang melanda Indonesia hingga lebih dari 1,5 tahun ini.

Saat bermain golf, Ramses mengungkapkan sering juga berkomunikasi dengan para pemain seusianya bahkan para senior dan “professional golfer” lainnya. Bahan diskusinya tak hanya tentang permainan golf tapi juga tentang kehidupan yang mereka alami.

"Sepertinya tak ada hubungan antara permainan golf dengan kehidupan sehari-hari. Tapi nyatanya dari pengalaman dan juga hasil interaksi dengan rekan sepermainan dan seniornya, ternyata sama-sama bercerita bagaimana melewati setiap problem tapi dengan pilihan solusi yang sehat dan cerdas. Sama-sama butuh kegigihan dalam upaya mencapai sesuatu, kesabaran dan butuh usaha keras," urainya.

Ramses menyebutkan bahkan apa yang dijalaninya saat bermain golf, ternyata bisa diaplikasikan pada masa pandemi Covid ini.

"Dalam golf, saat memukul bola, kita tentunya sudah menargetkan bola itu jatuh dimana atau untuk menyelesaikan hole harus berapa pukulan. Tapi terkadang, apa yang kita harapkan tak terjadi. Malah bola jatuh di pasir. Itu kan sesuatu yang di luar perkiraan. Begitu pula pandemi juga hampir mirip dengan apa yang kita mainkan di golf," ungkapnya.

Lalu, jika masalah itu terjadi, apa kita harus pasrah begitu saja. Tentu saja tidak, karena permainan harus terus berlanjut.

"Begitu pula kehidupan. Saat pandemi, apakah kita hanya bisa pasrah. Tidak. Sebagai manusia, kita akan berusaha keluar dari kesulitan. Sudah nalurinya, kita akan mempersiapkan rencana cadangan yang disesuaikan dengan kondisi yang kita hadapi. Sama-sama mempersiapkan teknik dan mental untuk melewati masalah," tuturnya.

Dalam buku "The Game of Life and How to Win it" ini, Ramses juga menghadirkan hasil pembicaraannya dengan berbagai tokoh nasional di Tanah Air yang bermain golf bukan karena mereka jago bermain golf tapi karena ada banyak ilmu yang bisa mereka dapatkan dengan bermain golf tersebut. Selain di dalam buku, interview 32 orang public figure ini bisa dilhat di youtube Tee off with Ramses dan instagram Tee off with Ramses yang telah diolah dengan motivasi dan inspirational quotes untuk menyemangati para kawula muda dalam perjalanan kehidupannya.

Salah satu narasumbernya adalah binaragawan tersohor Ade Rai, yang menegaskan bahwa berolahraga golf secara rutin akan memberikan kualitas hidup yang baik. Karena hidup yang baik didapatkan dari pikiran yang baik. Dan pikiran yang baik itu berasal dari tubuh yang sehat.

Juara Best Venture Branding & Venture Pitch Columbia Business School-BUMI Essay- National Teen Writer, Teen Motivator, Content Creator, Mind Mapping ini juga berbakat menulis. Milenial berwajah K-Pop ini juga jago dalam membuat bisnis presentasi, essay,  jurnal internasional (bersama rekan di Universitas Indonesia) dan membuat mind map.

Ramses bahkan menang mengantongi juara 1 di course Columbia Business School, USA untuk Best Venture Branding 2019 dan Best Venture Pitch 2019.

Dia juga mengantongi 1st winner award dalam National Teen Writer Competition (UKI & Gharda Bhinneka Bersatu), Teen Motivator Competition (Solideo Gracias School), National Teen Content Creator (Arka Sejahtera Mulia), Mind Mapping Competition (Alfateta Quantum Indonesia : The Role of Millenials in overcoming the Pandemic Covid 19 and preparing the industry era 4.0/5.0).

Ramses juga didaulat jadi pembicara dalam Webinar “Stay Hits & Fun, stay Healthy in a time of pandemic yang diselenggarakan oleh Satgas Covid Perubahan Perilaku Indonesia (Official Indonesian Covid Task Force) 2021, yang bisa dilihat di youtube Satgas Covid Perubahan Perilaku.

Ia juga menerbitkan Jurnal Internasional bisnis bersama teman-temannya dari Universitas Indonesia, mengenai “Mindful Consumption behavior on second hand fashion products intervariable influence analysis”, menjadi finalist dalam BUMI Nasional Essay competition mengenai peran pemuda dalam menjawab tantangan era new normal, dan Finalis dalam Business Plan Entreprenur Festival 2021 dengan tema Trading with the world through Creative Digital Marketing.

Anak muda ini juga aktif sebagai “content creator” dalam kampanye kesehatan lingkungan di Indonesia (healthy environment campaign) bersama Mobil Anak Bangsa (kendaraan listrik) yang didirikan oleh Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, Kepala Staf Presiden Republik Indonesia.

Bersama dengan para influencer dan public figure di Indonesia, ia menyuarakan pentingnya kesehatan udara dan lingkungan untuk generasi masa depan Indonesia agar bisa terbebas dari polusi dan hidup sehat tanpa penyakit pernapasan dan penyakit alergi lainnya.

Dia juga ditunjuk sebagai perwakilan Indonesia dalam Indonesian Water Challenge (yang diadakan oleh Invent Future Global/IFG berfokus pada masalah global yang ditentukan oleh PBB/United Nations) untuk berdiskusi serta berkolaborasi mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi bersama mengenai masalah air layak minum di seluruh dunia terutama mengenai solusi masalah kekurangan air bersih di Indonesia untuk kelas ekonomi yang tidak mampu.

Di sela-sela kesibukannya, Ramses juga mempunyai hobby bermain drum dan piano, dan mengantongi distinction award dari Rock School London dan sering bermain band bersama kawan sebaya dii sekolahnya dan juga di Rock School Student Virtual Concert Indonesia.***